SENAYANPOST - Juru bicara militer Hamas, Abu Ubaidah umumkan tujuh warga Israel yang tewas di tangan penjajah Israel di hari ke-155 perang di Gaza, Palestina.
Tiga warga Israel yang tewas tersebut sempat menyampaikan pesan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera menghentikan perang di Gaza.
Sayangnya, menurut Abu Ubaidah, tiga warga Israel yang termasuk lansia tersebut harus meregang nyawa karena serangan brutal penjajah Israel di Gaza.
Abu Ubaidah menegaskan bahwa pejuang Palestina di Gaza sudah menjaga maksimal warga Netanyahu tersebut dan merincikan tujuh orang warga Israel yang tewas.
"Kami sebelumnya mengumumkan terbunuhnya 7 tahanan Zionis akibat serangan biadab Zionis di Jalur Gaza," kata Abu Ubaidah pada 9 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com dari situs resmi Brigade Al Qassam.
Tiga warga Israel tersebut sudah terkonfirmasi dan tinggal empat orang lainnya.
Beberapa pasukan mujahidin yang menjaga para tawanan ini juga dikabarkan syahid akibat serangan udara tentara Israel.
"Kami mengungkapkan tiga nama di antaranya dan setelah memeriksa dan memverifikasi identitas empat orang lainya yang tewas," lanjutnya.
Empat warga Israel yang tewas tersebut adalah Itzik Al Jarat, Alex Densig, Ronen Tommy Angell, dan Eliyahu Margalit.
"Telah dipastikan kepada kami bahwa Itzik Al Jarat, Alex Densig, Ronen Tommy Angell, dan Eliyahu Margalit terbunuh," bebernya.
Tidak hanya itu, militer Brigade Al Qassam juga mempublikasikan video yang merincikan 7 tahanan Hamas yang tewas tersebut.
Video tersebut menyebutkan bahwa Netanyahu telah berbohong kepada rakyatnya sendiri dan membiarkan warganya terbunuh sia-sia di Gaza.