internasional

Menlu Iran Temui Petinggi Perlawanan Palestina di Lebanon, Puji Ketangguhan para Pejuang di Gaza dan Tepi Barat

Sabtu, 10 Februari 2024 | 15:46 WIB
Menlu Iran, Hossein Amir Abdollahian temui para petinggi Perlawanan Palestina, termasuk Hamas dan PIJ di Lebanon. (Twitter.com/@IRIMFA_EN)

SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian belum lama ini berangkan dari Teheran untuk temui petinggi Perlawanan Palestina di Beirut, Lebanon.

Dalam pertemuan itu, Menlu Amir Abdollahian menemui petinggi Hamas, Jihad Islam Palestina (PIJ), dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

Tidak hanya Menlu Amir Abdollahian, pertemuan yang membahas tentang situasi di Gaza ini juga dihadiri oleh Asisten Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Asia Barat dan Afrika Utara, dan Dubes Iran untuk Lebanon, Mojtaba Ammani.

Di awal pertemuan, Sekjen PIJ, Ziyad Al Nakhalah menyampaikan situasi terkini di Jalur Gaza dan menegaskan soal ketahanan Perlawanan dan rakyat Palestina.

Al Nakhalah mengatakan bahwa tanda-tanda kemenangan mulai terlihat, berasal dari ketabahan rakyat dan pejuang Palestina.

Baca Juga: Arab Saudi dan Iran Kompak Desak Israel Hentikan Perang di Gaza

"Waktunya sudah mendukung Perlawanan," kata Al Nakhalah pada 10 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Ia pun menyoroti bahwa penjajah Israel menghadapi tekanan internal dan internasional hingga gagal mencapai tujuannya.

Dalam pertemuan itu, Al Nakhalah mengapresiasi peran Iran dan Poros Perlawanan (Axis Resistance) dalam operasi Badai Al Aqsa.

Ia menekankan juga pentingnya persatuan Palestina untuk mencapai pencapaian tertinggi dalam pertempuran ini.

Al Nakhalah juga menggarisbawahi bahwa fase pasca-kemenangan perlu dipersiapkan, yang menurutnya termasuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat Gaza sebagai akibat perang.

Baca Juga: Presiden Iran Minta AS dan Israel Diadili Atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan: Mereka Bukan Pendukung Perdamaian

Komunikasi publik terbaru antara Iran dan faksi Perlawanan Palestina adalah telepon pada tanggal 1 Februari antara Amir-Abdollahian dan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh, yang menyatakan bahwa penghentian segera kejahatan Israel terhadap rakyat Gaza diperlukan untuk membangun perdamaian dan stabilitas di seluruh wilayah itu.

Menlu Iran menyampaikan kekagumannya terhadap Perlawanan Palestina selama 4 bulan terakhir dalam menghadapi agresi Israel yang terus berlanjut di Gaza, dengan menekankan bahwa bangsa Palestina sebagai pemilik tanah Palestina mempunyai hak penuh untuk menentukan masa depan mereka.

Halaman:

Tags

Terkini