SENAYANPOST - Mantan kepala Komando Pusat AS, Jenderal Frank McKenzie menggambarkan keberhasilan Israel dalam mencapai tujuannya di Gaza sejauh ini 'sangat terbatas'.
Sebagaimana diketahui, Israel berambisi untuk menyingkirkan para petinggi Hamas dan Brigade Al Qassam dalam operasi militernya yang dilakukan Israel Defense Force (IDF).
Namun, lebih dari empat bulan operasi militer, IDF belum menangkap satupun petinggi Hamas dan Brigade Al Qassam di Gaza, Palestina.
"Mereka menetapkan tujuan untuk menyingkirkan eselon politik, dan eselon kepemimpinan militer Hamas, ketika mereka masuk," kata Frank McKenzie pada 6 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.
Baca Juga: Indonesia Membangun Perdamaian untuk Solusi Isu Palestina
McKenzie menambahkan bahwa IDF belum berhasil mencapai tujuan operasi militernya.
"Sampai saat ini mereka belum berhasil melakukan hal tersebut," tambahnya.
Selain itu, McKenzie mencatat bahwa sangat penting untuk memiliki visi yang jelas tentang keadaan akhir ketika memulai kampanye militer dan menyarankan bahwa solusi dua negara, dengan keterlibatan negara-negara Arab, adalah hasil yang lebih baik bagi Gaza, dan menekankan soal pendudukan Israel yang tidak diinginkan.
IDF Bakar Rumah-rumah di Jalur Gaza Agar Tidak Bisa Dihuni
Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa militer Israel dengan sengaja membakar ratusan rumah di Jalur Gaza, beserta semua harta benda mereka.
Petugas dari pasukan pendudukan Israel membenarkan bahwa pembakaran rumah telah menjadi 'taktik umum' untuk menghancurkan tempat tinggal dan bangunan.
Menurut surat kabar tersebut, petugas yang terlibat dalam memimpin perang Israel di Gaza menyatakan bahwa pembakaran rumah dilakukan atas perintah yang dikeluarkan oleh komandan lapangan.
Tiga perwira yang memimpin serangan darat menegaskan bahwa praktik tersebut telah menjadi prosedur standar selama operasi mereka, dan dalam beberapa kasus, tentara membakar rumah-rumah di mana mereka bermarkas saat melakukan operasi.