internasional

117 Hari Perang di Gaza, AS Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina

Kamis, 1 Februari 2024 | 16:33 WIB
AS sedang mempertimbangkan kemungkinan pengakuan negara Palestina di tengah berkecamuk perang Hamas dan Israel. (Twitter.com/@SecBlinken)

Sebelumnya, Biden mengatakan setelah panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ada kemungkinan Netanyahu akan mengambil suatu bentuk 'solusi dua negara'.

"Ada sejumlah jenis solusi dua negara. Ada sejumlah negara anggota PBB yang...tidak memiliki militer sendiri," kata Biden kepada wartawan usai acara di Gedung Putih.

Pekan lalu, Netanyahu menegaskan kembali kebijakannya bahwa setelah Hamas dihancurkan, Israel harus mempertahankan kendali keamanan atas Gaza untuk memastikan bahwa area itu tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel, sebuah persyaratan yang bertentangan dengan tuntutan kedaulatan Palestina.

Baca Juga: AS dan Prancis Kecam Keras Rencana Israel Gusur Warga Palestina di Gaza: Retorika Ini Menghasut

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich juga menyatakan bahwa terdapat 'konsensus luas' dalam pendudukan Israel yang menentang negara Palestina, dan menyebut negara tersebut sebagai dorongan untuk terjadinya pembantaian berikutnya.

Dia menyatakan bahwa Gedung Putih harus 'memahami konsep-konsep yang menyebabkan bencana nasional di Israel'.

Dilaporkan pada hari Selasa bahwa Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer dijadwalkan melakukan perjalanan ke AS di mana ia akan bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan pejabat senior pemerintahan Biden lainnya.

Menurut laporan itu, mereka akan mengadakan pembicaraan mengenai perang di Gaza dan rencana Israel pascaperang di Jalur Gaza mengingat kondisi Arab Saudi untuk menormalisasi hubungan diplomatik dengan rezim tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini