Ledakan besar tersebut menghancurkan bangunan dan melenyapkan anggota pasukan.
Sumber pimpinan membenarkan hancurnya sebuah tank yang bekerja untuk mengamankan pasukan, dan pembunuhan serta orang yang luka-luka di dalamnya.
Setelah pasukan penyelamat tiba di lokasi operasi dan melewati ladang ranjau, tank itu diledakkan, dan kemudian Mujahidin mundur dengan selamat.
Pada keesokan harinya, tepatnya Selasa, 23 Januari 2024, Brigade Al-Qassam mengumumkan tanggung jawabnya atas pembunuhan 21 tentara Zionis selama respons pejuangnya terhadap serbuan pasukan pendudukan ke kamp Maghazi di Jalur Gaza tengah.
Baca Juga: Israel Punya Sistem Keamanan dan Militer Paling Canggih, Hamas: Tak Mampu Lindungi Mereka Sendiri
Sementara tentara pendudukan mengakuinya pada hari yang sama dengan terbunuhnya 24 perwira dan tentara, termasuk 21 tentara yang tewas akibat pemboman dua bangunan di kamp Maghazi di sektor tengah Jalur Gaza.***