internasional

3 Poin Penting Pidato Abu Ubaidah dalam 100 Hari Agresi Israel: Fajar Kebebasan Semakin Dekat

Senin, 15 Januari 2024 | 18:33 WIB
Abu Ubaidah juru bicara sayap militer Hamas Brigade Al Qassam menyampaikan pidato setelah 100 hari agresi Israel ke Palestina. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah memberikan pidato yang menandakan 100 hari agresi Israel ke Palestina.

Dalam pidatonya itu, Abu Ubaidah menekankan tiga poin penting mengenai operasi Badai Al Aqsa yang sudah berjalan tiga bulan lebih.

Abu Ubaidah menegaskan juga bahwa gencatan senjata akan dilakukan jika Israel memenuhi persyaratan sayap militer Hamas.

Berikut tiga poin penting pidato Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas.

1. Produk Terbesar Gaza: Pejuang Palestina

Dari segi jumlah, juru bicara tersebut mengatakan pejuang Al Qassam menghancurkan dan menargetkan sekitar 1.000 kendaraan militer Israel di Jalur Gaza.

Dia menekankan bahwa sebagian besar senjata yang digunakan oleh para pejuang faksi tersebut adalah senjata buatan dalam negeri, termasuk alat peledak rakitan, granat berpeluncur roket, tanah liat, penetrator bahan peledak, senapan sniper, peluru, dan peralatan lainnya.

Namun, Abu Ubaidah menekankan bahwa senjata-senjata ini akan sia-sia jika bukan karena produksi dalam negeri.

"Produk paling penting (yang diproduksi secara lokal)," kata Abu Ubaidah dalam pidatonya pada 14 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Para pejuang Palestina, yang secara kreatif menggunakan alat-alat ini untuk dengan berani menghadapi pasukan pendudukan, meskipun dalam kondisi yang sulit.

"Brigade Al-Qassam dan (senjata) ini tidak akan memberikan manfaat apa pun terhadap persenjataan kotor Amerika jika bukan karena produk yang paling penting, yaitu pejuang Palestina, yang kemauan dan tekadnya merupakan kekuatan yang tidak dapat dihentikan di lapangan," ujarnya.

Baca Juga: Nasib Tiga Warga yang Jadi Tawanan, Hamas Sebut Pemerintah Israel Pembohong

2. Gencatan Senjata atau Tidak Sama Sekali

Menyikapi operasi masa depan dan tujuan utama Brigade Al Qassam, juru bicara tersebut menegaskan bahwa setiap pembicaraan yang tidak berkisar pada komitmen untuk menghentikan agresi terhadap rakyat Palestina 'tidak ada nilainya'.

Halaman:

Tags

Terkini