Pembicaraan mengenai kesepakatan penyanderaan telah beredar selama berhari-hari.
Baca Juga: Alasan Tentara Israel Targetkan Rumah Sakit di Gaza, Ini Analisis Pengamat
Dilaporkan pekan lalu bahwa mediator Qatar sedang mengupayakan kesepakatan bagi Hamas dan Israel untuk menukar 50 sandera sebagai imbalan atas gencatan senjata tiga hari yang akan meningkatkan pengiriman bantuan darurat ke warga sipil Gaza, mengutip seorang pejabat yang mendapat penjelasan tentang pembicaraan tersebut.
Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Michael Herzog mengatakan di acara ABC This Week pada hari Minggu bahwa ia mengharapkan kesepakatan 'dalam beberapa hari mendatang'.
Sementara Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman al-Thani mengatakan bahwa poin-poin penting yang tersisa 'sangat kecil'.
Baca Juga: RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
Presiden AS Joe Biden dan pejabat AS lainnya mengatakan pada hari Senin bahwa kesepakatan sudah dekat, namun kesepakatan sudah tampak hampir tercapai sebelumnya.
"Negosiasi sensitif seperti ini bisa gagal pada menit-menit terakhir," kata wakil penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jon Finer pada 20 November 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
"Tidak ada yang disepakati sampai semuanya disepakati," tambahnya.
Baca Juga: Jadwal Tayang Anime One Piece Episode 1085, Lengkap dengan Prediksi!
Serangan Hamas pada 7 Oktober, hari paling mematikan dalam 75 tahun sejarah Israel, mendorong Israel untuk menyerang wilayah Palestina untuk menargetkan Hamas.
Sejak itu, pemerintah Gaza yang dikelola Hamas mengatakan setidaknya 13.300 warga Palestina telah terbunuh, termasuk setidaknya 5.600 anak-anak dan 3.550 wanita, akibat pemboman Israel yang tak henti-hentinya.
Hamas mengatakan melalui akun Telegramnya pada hari Senin bahwa mereka telah meluncurkan rentetan rudal ke Tel Aviv.
Baca Juga: AM Hendropriyono: Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Menang Pilpres 2024
Para saksi juga melaporkan roket ditembakkan ke Israel tengah.***