internasional

Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah Akhirnya Buka Suara, Terlibat Langsung Konflik Israel dan Palestina?

Jumat, 3 November 2023 | 12:10 WIB
Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah akhirnya buka suara setelah perang Israel dan Palestina makin intens di Gaza. (Twitter.com/@Sprinter99800)

Di pihak Israel, sembilan orang tewas, delapan tentara dan satu warga sipil, kata militer.

Baca Juga: Kenakan Syal Palestina, Dubes Iran Ajak Awak Media Bersimpati untuk Korban di Gaza

Faktor 'Garis Merah'

Beberapa analis percaya bahwa Hezbollah tidak tertarik untuk terlibat sepenuhnya dalam konflik yang menurut pejabat Israel dapat menghancurkan Lebanon.

Pihak lain mengatakan keputusan itu ada di tangan Iran, yang memimpin 'poros perlawanan' regional terhadap Israel, yang mencakup kelompok-kelompok bersenjata dari Suriah, Irak dan Yaman, beberapa di antaranya telah menyerang Israel dan pasukan AS di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Dubes Iran Didoakan Presiden Jokowi Sukses Tingkatkan Kerjasama Indonesia-Iran

"Hezbollah bukanlah proksi Iran, ia adalah sekutu Iran... Hezbollah tidak memerlukan izin siapa pun untuk melakukan intervensi," kata Amal Saad, pakar Hezbollah dari Universitas Cardiff pada 3 November 2023, dikutip SenayanPost.com dari TRT World.

"Hezbollah jelas memiliki lebih banyak pengalaman melawan Israel dibandingkan Iran, Iran belum melakukan konfrontasi langsung dengan Israel," tambah Saad.

Hezbollah pada hari Rabu menerbitkan surat dari para pejuangnya yang ditujukan kepada kelompok-kelompok Palestina di Gaza, mengatakan bahwa mereka "bersedia membantu... untuk mendukung Masjid Al Aqsa dan saudara-saudara kita yang tertindas di Palestina".

Baca Juga: Studio MAPPA Bagikan Visual Terbaru Eren Yeager di Attack on Titan Final Season Part 4

Kelompok Lebanon pada umumnya membatasi diri untuk menargetkan pos pengamatan Israel, posisi militer dan kendaraan di dekat perbatasan serta drone, dengan menggunakan apa yang mereka katakan sebagai rudal anti-tank, rudal berpemandu dan bahkan rudal permukaan-ke-udara.

Israel telah mengebom sejumlah lokasi di sepanjang perbatasan, sementara drone menargetkan pejuang di dekat perbatasan.

Ketegangan perbatasan telah menghidupkan kembali kenangan akan perang dahsyat tahun 2006 antara Hezbollah dan Israel yang menewaskan lebih dari 1.200 orang di Lebanon, sebagian besar warga sipil, dan 160 orang di Israel, sebagian besar tentara.***

Halaman:

Tags

Terkini