SENAYANPOST- Sejak diterima oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Senin (23/10/2023), Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Muhammad Boroujerdi langsung gerak cepat untuk menindaklanjuti perjanjian-perjanjian kerjasama antara Iran dan Indonesia, yang ditandatangani saat Presiden Iran Ebrahim Raisi berkunjung ke Indonesia pada Selasa (23/05/2023) lalu.
Pada Selasa (31/10/2023) ini, Dubes Iran Muhammad Boroujerdi menggelar pertemuan ramah Tamah makan siang dengan sejumlah awak media, di kediamannya.
“Presiden Raisi memerintahkan saya untuk merealisasi 11 dokumen kesepakatan kerjasama antara Indonesia dan Iran yang telah ditandatangani. Prioritasnya adalah sektor ekonomi dan perdagangan,” katanya.
Upaya Dubes Iran Muhammad Boroujerdi ini mendapatkan dukungan dari Presiden Jokowi.
“Presiden Jokowi mendoakan semoga saya mampu menindaklanjuti kerjasama antara Iran dan Indonesia. Masa depan kedua negara baik, dan ada peluang untuk meningkatkan kerjasama dari kedua pihak,” jelasnya.
Dubes Iran Muhammad Boroujerdi mengungkapkan hubungan Iran dan Indonesia telah terjalin selama lebih 700 tahun lalu antara Bangsa Persia dan Bangsa Nusantara terutama dalam perdagangan rempah-rempah.
“Beberapa makanan Iran memiliki rasa yang sama dengan sejumlah makanan di Indonesia. Hal ini yang membuat perasaan saya sangat bergembira saat ditugaskan di Indonesia,” ungkapnya.
Kedutaan Iran melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan Iran, akan memberikan dukungan pada setiap penelitian ilmiah dan populer, yang berkaitan dengan sejarah hubungan Iran dan Indonesia. (Muqoddas).