Dino Patti Djalal Soroti Absennya Delegasi RI di Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 6 Juli 2026 | 15:01 WIB
Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal sorot pemerintah soal absennya delegasi RI di prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Instagram.com/@dinopattidjalal)
Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal sorot pemerintah soal absennya delegasi RI di prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Instagram.com/@dinopattidjalal)

Ia juga menilai kemungkinan lain adalah adanya persoalan birokrasi dalam pengelolaan kebijakan luar negeri.

Baca Juga: Iran Gelar Tahap Awal Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran

"Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan manajemen sistem politik luar negeri yang penuh masalah, sebagaimana biasanya surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yang berani mengambil keputusan," ucapnya.

Menurut Dino, setidaknya Indonesia dapat mengirim Wakil Menteri Luar Negeri yang membidangi urusan dunia Islam sebagai bentuk penghormatan diplomatik.

"Paling tidak Indonesia bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta, tapi beliau justru keliling Asia Tengah untuk kunjungan yang sifatnya rutin," katanya.

Lebih lanjut, Dino mengingatkan bahwa Indonesia dan Iran memiliki hubungan bilateral yang telah terjalin lama dan relatif baik tanpa konflik berarti.

"Kita seakan melupakan bahwa Iran adalah sahabat lama Indonesia. Hubungan selalu terjaga dengan hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara," ujarnya.

Ia menilai kehadiran delegasi resmi Indonesia dalam pemakaman tersebut semestinya dapat menjadi simbol persahabatan kedua negara sekaligus menunjukkan konsistensi Indonesia terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.

Baca Juga: Qatar: Pembicaraan Nota Kesepahaman Islamabad antara Iran-AS di Doha Catat Kemajuan Positif, Pertemuan Lanjutan Akan Dijadwalkan

"Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dalam situasi yang sensitif, kita bersembunyi. Please remember: bebas aktif adalah diplomasi berprinsip, bukan diplomasi sungkan," tutup Dino.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: X @dinopattidjalal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X