SENAYANPOST - Pembagian bantuan kemanusiaan dari Gaza Humanitarian Foundation (GHF) untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza berlangsung ricuh.
Diketahui, GHF merupakan sebuah yayasan yang berasal dari Amerika Serikat (AS) yang berperan membagikan bantuan kemanusiaan.
Wartawan di Jalur Gaza yang terkepung mengatakan warga yang kelaparan dan terkepung terpaksa berdiri di luar fasilitas yang menampung bantuan yang dilarikan ke dalam karena keterlambatan melakukan pemeriksaan keamanan terperinci terhadap penerima.
Menurut sumber tentara Israel yang dikutip oleh media Israel, warga Amerika yang berafiliasi dengan GHF harus diselamatkan setelah mereka kehilangan kendali atas fasilitas tersebut.
Militer Israel membantah menembaki kerumunan tetapi tembakan terdengar di tempat kejadian, mungkin sebagai akibat dari tembakan peringatan yang dilepaskan oleh tentara bayaran Amerika yang mengamankan fasilitas tersebut.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Palestina Diakui Merdeka, Indonesia Siap Akui Israel
Sejauh ini belum ada laporan kematian atau cedera.
Kantor media pemerintah Gaza telah merilis pernyataan resmi mengenai insiden ini.
"Peristiwa hari ini adalah bukti nyata kegagalan pendudukan dalam mengelola krisis kemanusiaan yang sengaja diciptakannya," kata kantor media pemerintah Gaza pada 27 Mei 2025, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.
"Mendirikan ghetto untuk mendistribusikan bantuan terbatas adalah kebijakan yang disengaja yang bertujuan untuk mempertahankan kelaparan dan menghancurkan masyarakat," tambahnya.
Pemerintah Jalur Gaza menilai penjajah Israel bertanggung jawab atas kekacauan ini.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sebut Indonesia Bakal Akui Negara Israel, Ini Syaratnya
"Kami menganggap pendudukan sepenuhnya bertanggung jawab - baik secara hukum maupun moral - atas runtuhnya ketahanan pangan di Gaza," tegasnya.
Kekacauan terjadi saat kelaparan mengancam Gaza, menyusul blokade Israel terhadap semua bantuan yang dimulai pada 2 Maret.
Artikel Terkait
Israel Tak Bergeming, Menkeu Bezalel Smotrich Lanjutkan Perang Sampai Rakyat Palestina Keluar Gaza dan Suriah Dipisahkan
Menlu Israel: Dunia Harus Turun Tangan Lindungi Druze dari 'Geng Teroris' Rezim Ahmad Al Sharaa
Inggris Jatuhkan Sanksi pada Pemukim Ilegal Israel Daniella Weiss
Israel Penjajah Bombardir Konvoi Bantuan Kemanusiaan, 6 Warga Gaza Jadi Korban
Presiden Prabowo Subianto Sebut Indonesia Bakal Akui Negara Israel, Ini Syaratnya