Kurang dari Dua Minggu, Israel Penjajah Bantai 400 Rakyat Palestina di Gaza Utara

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 21 Oktober 2024 | 17:05 WIB
Israel penjajah terus membantai rakyat Palestina di Gaza Utara, dilaporkan sudah ada 400 warga sipil syahid kurang dari dua minggu. (hamasinfo.info)
Israel penjajah terus membantai rakyat Palestina di Gaza Utara, dilaporkan sudah ada 400 warga sipil syahid kurang dari dua minggu. (hamasinfo.info)

SENAYANPOST - Israel penjajah terus membantai rakyat Palestina di Gaza Utara.

Dalam laporan yang disampaikan Badan Pertahanan Sipil Gaza, setidaknya 400 warga sipil menjadi korban akibat kekejaman Israel kurang dari dua minggu terakhir ini.

Sebagaimana diketahui, Gaza Utara kini sedang dikepung Israel dan tentara musuh mengintensifkan kampanye pembersihan etnis atau genosida.

"Kami telah menemukan lebih dari 400 martir dari berbagai daerah yang menjadi sasaran di Jalur Gaza utara, termasuk Jabalia dan kampnya, Beit Lahia dan Beit Hanoun, sejak dimulainya operasi militer oleh tentara pendudukan," kata juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal pada 19 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Baca Juga: Kediamannya Dihantam Drone Hizbullah, Netanyahu Sebut Kesalahan Besar

"Ada puluhan jenazah berserakan di jalan-jalan Jabalia karena penembakan terus-menerus," tambahnya.

Pembantaian warga sipil oleh Israel di Gaza utara telah berlangsung tanpa henti sejak awal bulan, karena pemerintah menerapkan apa yang disebut 'Rencana Jenderal', yang menyerukan pengepungan total terhadap ratusan ribu warga Palestina, termasuk menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan.

Pada hari Sabtu, jet tempur Israel mengebom sebuah sekolah yang berafiliasi dengan PBB yang diubah menjadi tempat penampungan di kamp pengungsi Shati di sebelah barat Jabalia, menewaskan sedikitnya warga Palestina yang mengungsi.

Pada Jumat malam, sedikitnya 33 warga Palestina tewas dan 85 lainnya cedera dalam serangan Israel, dengan para pejabat mengatakan bahwa puluhan orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan tempat tinggal yang dibom.

Baca Juga: Lolos Pertahanan Udara Israel, Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaisarea

"Tentara pendudukan Israel melanjutkan kampanye pemusnahan dan genosida yang jelas di Kamp Jabalia," kata Kantor Media Pemerintah Gaza dalam sebuah pernyataan.

Mereka menggarisbawahi bahwa serangan itu menargetkan beberapa rumah milik keluarga Hawajri, Nassar, dan Abu Al-Eish.

"(Pembantaian itu dilakukan) dengan dukungan penuh dari pemerintah AS dan beberapa negara Eropa seperti Inggris, Jerman, dan Prancis, yang terlibat dalam genosida dan pembersihan etnis ini," pernyataan itu menambahkan.

Jabalia telah dikepung terus-menerus selama 15 hari, dengan laporan lokal mengatakan bahwa kamp itu mengalami serangan udara dan penembakan artileri tanpa henti oleh pasukan penyerang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X