Hamas Bantah Tudingan Israel, Sebut Pembantaian Al Mawasi Pembersihan Etnis

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 10 September 2024 | 20:04 WIB
Gerakan Perlawanan Hamas bantah tudingan Israel dan menyebut rezim pendudukan lakukan pembersihan etnis di Al Mawasi, Khan Younis. (Media Khan Younis)
Gerakan Perlawanan Hamas bantah tudingan Israel dan menyebut rezim pendudukan lakukan pembersihan etnis di Al Mawasi, Khan Younis. (Media Khan Younis)

SENAYANPOST - Gerakan Perlawanan Hamas dengan tegas bantah tudingan Israel usai penjajah bombardir kawasan pengungsian di Al Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza.

Hamas mengklaim Israel penjajah telah melakukan pembersihan etnis kepada rakyat Palestina yang sedang mengungsi di Khan Younis pada Senin, 9 September 2024 malam.

Lebih lanjut, Hamas juga menyatakan bahwa serangan ini mirip Nazi, sebuah gerakan yang digagas oleh Adolf Hitler yang membantai jutaan orang Yahudi di masa lampau.

"Serangan brutal terhadap wilayah yang dinyatakan sebagai zona aman oleh pendudukan ini menegaskan genosida yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh pemerintah Israel yang mirip Nazi terhadap rakyat Palestina," bunyi pernyataan Hamas pada 10 September 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Baca Juga: Israel Penjajah Bombardir Pengungsian Al Mawasi di Khan Younis, Tinggalkan Kawah Sedalam 9 Meter

Hamas menuduh Israel sengaja melakukan pembantaian keji dengan dukungan penuh dari pemerintah AS, yang terlibat dalam agresi tersebut tanpa menunjukkan rasa hormat terhadap hukum internasional atau hukum humaniter atau resolusi yang menyerukan diakhirinya kekerasan.

Gerakan itu juga membantah klaim pasukan pendudukan Israel bahwa anggota Perlawanan hadir di lokasi yang menjadi sasaran, menyebutnya sebagai kebohongan terang-terangan yang digunakan pendudukan Israel untuk membenarkan kejahatannya.

Hamas juga menggarisbawahi bahwa tidak ada anggotanya yang berada di antara perkumpulan warga sipil atau menggunakan tempat-tempat ini untuk tujuan militer.

Gerakan ini selanjutnya menyerukan kepada masyarakat internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan lembaga-lembaga politik, kemanusiaan, dan peradilan untuk memikul tanggung jawab mereka dalam menghentikan pembantaian ini.

Baca Juga: Netanyahu Keukeuh Ingin Duduki Koridor Philadelphi, Eks Kepala Shin Bet Ungkap Alasannya

Perlawanan Palestina juga mendesak untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membawa penjahat perang Zionis ke Mahkamah Pidana Internasional dan meminta pertanggungjawaban mereka.

Gerakan Mujahidin Sebut AS Bertanggung Jawab Atas Pembantaian Al Mawasi

Gerakan Mujahidin Palestina mengutuk kejahatan di Khan Younis, yang merenggut nyawa lebih dari 40 orang martir dan melukai lebih dari 65 orang, dalam jumlah korban yang belum selesai, menganggapnya sebagai kejahatan baru dalam perang pemusnahan yang dilakukan oleh pemerintah fasis entitas yang menggunakan senjata Barat-Amerika terhadap rakyat Palestina.

Gerakan ini menganggap pemerintah AS dan presidennya, Joe Biden, sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan keji di Khan Younis dan semua kejahatan musuh terhadap rakyat Palestina menganggapnya sebagai mitra utama dalam pembersihan etnis rakyat Palestina karena terus memberikan perlindungan internasional dan dukungan militer kepada pemerintahan Nazi Netanyahu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X