SENAYANPOST – Perundingan Israel dengan Hamas terasa sulit. Padahal, Pemerintah Qatar menampung Kepala Politbiro Hamas Ismail Haniye dan sejumlah pimpinan Hamas di Doha ibukota Qatar.
Sedangkan Hamas masih terus melancarkan serangan atas pasukan Israeli Defense Force (IDF) dan wilayah pemukiman sipil Israel.
Sumber Palestina kepada Senayan Post pada Rabu, 3 Juli 2024 kemarin mengungkapkan bahwa Politbiro Hamas sama sekali tidak memiliki kendali kuasa dan kendali komando atas Hamas di medan pertempuran.
“Politbiro Hamas tidak memiliki pengaruh sama sekali atas kebijakan Hamas di medan pertempuran dikendalikan oleh Ketua Hamas Yahya Sinwar yang saat ini masih berada di Jalur Gaza Palestina,” ungkapnya.
Perbedaan pandangan di antara para pemimpin Hamas adalah sikap Ketua Hamas Yahya Sinwar pada Desember 2023 lalu yang menyampaikan protes atas sejumlah pemimpin Hamas di luar negeri yang mengkorupsi bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza.
“Amerika Serikat dan Israel merasa negosiasi dengan Politbiro Hamas di Doha Qatar tidak membuahkan hasil, karena milisi-milisi Hamas di Jalur Gaza Palestina masih melancarkan serangan atas pasukan IDF dan wilayah pemukiman sipil Israel di sekitar Jalur Gaza Palestina,” jelasnya.
Sumber Palestina yang tidak disebutkan identitasnya tersebut mengungkapkan bahwa Ketua Hamas Yahya Sinwar akan terus memerintahkan milisi-milisi Hamas untuk melancarkan serangan atas pasukan IDF dan pemukiman sipil Israel walaupun PM Benjamin Netanyahu berencana menghentikan pertempuran atas Jalur Gaza Palestina.