SENAYANPOST – Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera menggerus hati siapapun yang melihatnya.
Tampak bahwa bencana tersebut seolah adalah hukuman bagi manusia yang telah membabat hutan, salah satu bukti yang terlihat adalah banyaknya gelondongan kayu tebangan yang memenuhi pantai dan lokasi banjir serta longsor.
Bila benar hanya karena curah hujan tinggi yang menyebabkan bencana tersebut, maka sejatinya hujan tidak menurunkan bongkahan kayu.
Ramainya penebangan pohon, pembukaan lahan hutan menjadi area kebun sawit digadang-gadang menyebabkan bencana tersebut.
Di sisi lain, di samping ramainya berita bencana di Sumatera, publik juga digegerkan dengan temuan baru.
Pasalnya aktor Nicholas Saputra diduga miliki bisnis eco resort di Sumatera.
Baca Juga: Jubir PKS Desak Pemerintah Segera Tetapkan Banjir dan Longsor Sumatera Bencana Nasional
"Dia punya eco resort di Sumatera, kok gak ada dia amplify situasi (both the flood and Tesso Nilo, both should be so relatable to him pake platform dia," tulis salah satu penggemar dikutip pada 9 Desember 2025.
Selain itu, para penggemar juga menyayangkan karena Nicholas Saputra sempat bermain di dalam film yang memoles citra sebuah instansi.
"Dia main film propaganda parcok, terus gak pernah bersuara saat rakyat bergerak," sambungnya.
Baca Juga: DPR Kritik soal Penyaluran Bantuan Bencana Sumatera via Airdrop, Ini Kata Kapuspen TNI
Diketahui resort tersebut Bernama Terrario Tangkahan, berlokasi di tengah hutan Sumatera Utara dan dekat dengan Kawasan ekowisata di area Langkat, yang juga dekat dengan Taman Nasional Gunung Leuser.
Penggemar Nicholas Saputra pun menyatakan berhenti menjadi pengagumnya.
Artikel Terkait
Zulkifli Hasan Dicap Pencitraan, Bawa Beras sampai Bersihkan Rumah Korban Bencana Sumatera
3 Poin Arahan Prabowo Terkait Penanganan Bencana Sumatera: Daerah Terisolasi hingga Distribusi Listrik dan BBM
2 Juri Baru di MasterChef Indonesia Season 13, Chef Juna Masih Bertahan
Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Adopsi Bayi, Sejak 5 Bulan Lalu
Zaskia Adya Mecca Kabarkan Kondisi di Aceh Tamiang, Pengungsi Mulai Sakit-sakitan