Dengan begitu, peningkatan kesejahteraan menjadi hasil dari pertumbuhan kapasitas ekonomi, bukan sekadar konsekuensi dari kenaikan nominal pendapatan.
"Jangan mulai dari membagi hasil yang belum tumbuh. Tumbuhkan dahulu kemampuan bangsa untuk menghasilkan lebih banyak, kemudian pastikan hasil pertumbuhan itu terbagi secara adil," katanya.***