SENAYANPOST – Situs berita Asharq Business yang merupakan perpancangan situs berita ekonomi Bloomberg untuk kawasan Timur Tengah pada Sabtu 27 April 2024 memberitakan bahwa raksasa korporasi migas asal Uni Emirates Arab (UEA), Adnoc, telah membeli minyak mentah dari Irak untuk memenuhi target penjualan ekspornya
Minyak sebanyak 1 juta barel tersebut dibawa oleh kapal tanker Orient M dari pelabuhan miga Basrah Irak untuk kemudian disuling di kilang minyak Ruwais Abu Dhabi, ibukota UEA.
Diketahui, kilang minyak Ruwais Abu Dhabi mampu menyuling sebanyak 900.000 barel minyak mentah untuk kemudian diolah menjadi bensin, solar, avtur dan oli serta beberapa produk petrokimia lainnya.
Organisasi Negara Eksportir Minyak Dunia, OPEC, merilis informasi pada Februari 2024 bahwa produksi minyak UEA pada tahun 2023 mencapai 2,95 juta barel perhari yang hampir keseluruhannya diekspor yaitu 2,91 juta barel setiap harinya.
Sesuai kesepakatan OPEC+ UEA menurunkan produksi kilang minyaknya dari 163.000 barel perhari di tahun 2023 menjadi 144.000 barel perhari di tahun 2024 ini. Penurunan ini merupakan upaya negara-negara OPEC untuk menstabilkan harga minyak dunia yang saat ini mencapai kisaran 90 USD perbarel minyak.
Diketahui, beberapa negara tujuan ekspor minyak dari UEA di antaranya adalah China, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia dan Indonesia. (Muqoddas)