SENAYANPOST - Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 viral terkena serangan siber ransomware belum lama ini.
Akibat serangan ransomware terhadap PDNS 2, ratusan instansi pemerintahan mengalami gangguan dan terhambat pelayananannya.
Ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki ketahanan siber yang cukup lemah dibanding negara lainnya setelah sebelumnya ransomware sempat menyerang salah satu bank syariah terbesar.
Sebetulnya, ada langkah-langkah penting untuk mitigasi serangan ransomware ke depannya seperti autentifikasi dua langkah.
Berikut ini delapan langkah mitigasi serangan ransomware sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari AON.
Baca Juga: Perkuat Jaringan Internet, Irak Akan Pasang Kabel di Laut Teluk Arab
1. Berikan edukasi kepada karyawan tentang keamanan siber dan kewaspadaan terhadap phishing
Perusahaan harus menciptakan budaya yang membuat semua karyawan merasa bertanggung jawab atas keamanan perusahaan.
Instansi atau perusahaan harus mendorong setiap orang untuk mendeteksi dan mempertahankan diri dari ancaman, risiko, dan serangan.
Phishing masih menjadi penyebab utama akses tidak sah ke jaringan perusahaan, yang menjadi titik masuk bagi banyak serangan ransomware, dan melalui kecerdasan buatan, pelaku ancaman membuat kampanye phishing tampak masuk akal, sehingga korbannya lebih mudah terpikat.
Melatih rekan kerja untuk tidak hanya mengenali email phishing, tetapi juga melaporkan email tersebut ke tim keamanan siber internal mereka, dan lain sebagainya, tidak pernah menjadi langkah yang lebih penting dalam mendeteksi serangan tahap awal dan mengurangi risiko.
2. Gunakan autentikasi multifaktor atau "dua langkah"
Autentikasi multifaktor di semua bentuk login dan akses ke email, desktop jarak jauh, sistem dan jaringan yang menghadap ke luar atau berbasis cloud harus dianggap sebagai persyaratan bagi semua orang.