polhukam

Gus Ipul: Jangan Salahkan PBNU Jika Pengikut Rais A’am dan Ketua Umum Bergerak Menangkan Prabowo Subianto

Rabu, 24 Januari 2024 | 08:31 WIB
Gus Saefullah Yusuf mengatakan ada pergerakan pendukung Rais A'am dan Ketum bergerak menangkan Praboow Subianto

SENAYANPOST - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Saifullah Yusuf mengungkapkan ada pergerakan dari pendukung Rais A’am untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presidden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, disinyalir bahwa Ketua Umum juga bergerak aktif mendukung pasangan calon nomor 02.

Hal ini sebagai respon terhadap pernyataan yang diucapkan oleh Cendekiawan NU, Prof. Nadirsyah Hosen.

Baca Juga: Pejuang PPP Dukung Prabowo Subianto, Dewan Pakar TPN Ganjar Mahfud: Hanya Sekadar Media Gimik

"Jadi, jangan salahkan PBNU jika sekarang pengikut Rais A’am dan Ketua Umum ini bergerak akibat pernyataan yang disampaikan Prof. Nadirsyah Hosen,” kata Saifullah Yusuf, Selasa (23/01/2024).

Sebelumnya, Prof. Nadirsyah Hosen menyampaikan pandangan bahwa secara struktural PBNU cenderung mendukung pasangan calon nomor urut 02.

PBNU sebelumnya tidak pernah memberikan arahan resmi, kecuali melakukan pemetaan politik dengan keputusan akhir diserahkan kepada masing-masing individu.

Baca Juga: Mantan Politisi PDIP Maruarar Sirait: Saya Dukung Pasangan Pak Prabowo dan Mas Gibran di Pilpres 2024

Gus Nadir, sapaan akrab Prof. Nadirsyah Hosen dengan tegas menyatakan bahwa struktur PBNU mendapatkan arahan untuk memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran dalam pertemuan di Surabaya.

Menurutnya, arahan tersebut datang langsung dari Rais A’am PBNU KH. Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Pernyataan Prof. Nadirsyah ini, menurut Gus Nadir, telah memicu dan menggerakkan pendukung Rais A’am dan Ketua Umum PBNU untuk secara aktif mendukung pasangan calon Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Survei Terbaru Poltracking: Elektabilitas Prabowo-Gibran 46,7 Persen Ungguli Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

“Jadi mereka bergerak ini dampak dari pernyataan Prof Nadirsyah, karena PBNU tidak pernah menyampaikan atau merilisnya. Dan gerakan ini meluas, karena pengikut Rais A’am dan Ketua Umum PBNU ini banyak sekali,” tutup Gus Nadir. ***

Tags

Terkini