SENAYAN POST - Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang beberapa waktu lalu dipanggil Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk klarifikasi atau tabayun.
Sayangnya, Panji Gumilang tidak terlalu banyak membahas Ponpes Al Zaytun Indramayu yang dipimpinnya sebagaimana harapan dari masyarakat.
Dalam proses tabayun tersebut, Panji Gumilang kurang nyaman berdiskusi soal Ponpes Al Zaytun Indramayu dengan orang-orang yang tidak dikenal.
Baca Juga: Tanggapan Waketum Gerindra Soal PAN dan Golkar Gabung Koalisi Dukung Prabowo di Pilpres 2024
"Masak saya berdiskusi dengan orang yang tidak dikenal?" kata Panji Gumilang pada 23 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Al Zaytun Official.
Tidak hanya itu, Panji juga merasa kurang nyaman karena seolah-olah dipaksa untuk datang ke Gedung Sate.
"Supaya saya bawa ke sini (data), diundang paksa kemudian tidak dikasih tahu apa-apa, apa yang mau didiskusikan," lanjutnya.
Sebelumnya, ramai dikabarkan Pemprov Jabar akan tabayun dengan Ponpes Al Zaytun.
Kemudian Gubernur Ridwan Kamil membentuk tim investigasi.
"Saya ingin tahu apa makna investigasi daripada ini," ujarnya.
Baca Juga: PAN dan Golkar Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Habiburokhman: Cocok!
Menurutnya, akan lebih pas jika proses tabayun ini dilakukan di Mahad Al Zaytun.
Dengan begitu, Panji bisa memberikan banyak data kepada tim investigasi yang dibentuk Pemprov Jabar.