SENAYANPOST - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan bahwa Idul Fitri 1444 di Indonesia, jatuh pada Sabtu 22 April 2023.
Agar kondisinya tetap aman dan nyaman, Jendral Pol, Listyo Sigit Prabowo, Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk menyiapkan strategi, serta langkah-langkah untuk mengamankan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 2023.
"Tolong seluruh jajaran mengawasi secara ketat dan lakukan langkah-langkah. Sehingga rangkaian malam takbir bisa dilaksanakan dengan baik, khusyuk. Dan kegiatan Shalat Id bisa terlaksana dengan aman dan lancar," ungkap Sigit dikutip dari Antara.
Lebih lanjut Kapolri menjelaskan bahwa jajaran Polri juga bersama pemangku kepentingan terkait, untuk siap mengamankan malam takbiran dan Shalat Id, apalagi tahun ini ada perbedaan mengenai penentuan Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Opini: Mengapa di Mesir Tidak Ada Polemik Hisab-Rukyah dan Perbedaan Hari Raya?
"Seluruh jajaran Polri baik yang terbuka maupun tertutup dalam kondisi siap mengamankan dan mengawal," bilang Kapolri.
Demi keamanan dan kelancaran merayakan Idul Fitri, Kapolri juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi malam takbiran, guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat sekitar.
Kapolri pun mengajak masyarakat yang akan merayakan malam takbiran, melakukan takbir di masjid dan mushala sekitar tempat tinggal.
"Sedapat mungkin hindari konvoi yang kemudian terlalu jauh bisa mengganggu, kalaupun ada dibatasi. Namun, apabila dilaksanakan takbir di tempat masing-masing tanpa konvoi tentunya akan jauh lebih baik. Silakan koordinasi dengan aparat setempat. Sehingga kegiatan betul-betul bisa dijaga dan diamankan," bilang Sigit.
Baca Juga: Arab Saudi Putuskan Idul Fitri Jumat Besok
Lebih lanjut Kapolri mengungkapkan, saat ini, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia telah melakukan pemetaan terkait dengan wilayah-wilayah yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri.
Dengan adanya upaya tersebut, kata Sigit, untuk memastikan serta mencegah terjadinya hal-hal yang mengganggu situasi kamtibmas. Sehingga, seluruh umat Muslim yang merayakan hari kemenangan dapat menjalaninya dengan khusyuk, aman dan nyaman.
"Saya kira masing-masing jajaran telah melakukan pendataan soal itu. Dan tentunya rangkaian kegiatan mulai dari malam takbiran kemudian Shalat Idul Fitri, akan kami laksanakan pengamanan," pungkas Sigit.***