SENAYANPOST – Beredar sebuah unggahan di Facebook yang menampilkan gambar Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dan mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang tampak memegang ijazah berlambang Universitas Gadjah Mada (UGM).
Unggahan tersebut diberi label breaking news dan disertai narasi yang mengklaim Presiden Prabowo menyatakan tidak takut kepada Jokowi.
Selain itu, unggahan tersebut juga menyebut Istana akan segera mengambil alih penanganan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.
Narasi yang beredar berbunyi:
"ISTANA SEGERA AMBIL ALIH KASUS IJAZAH, PRABOWO: SAYA TIDAK TAKUT JOKOWI, SEMUA KEBOHONGAN AKAN SAYA BONGKAR UNTUK PUBLIK".
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Didampingi 25 Advokat, Dokter Tifa Didakwa Tuduhan Ijazah Palsu dan Pencemaran Nama Baik Jokowi
Tidak ada pernyataan resmi
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Antara pada 2 Juli 2026, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto, Istana Kepresidenan, maupun pemerintah yang menyebut akan mengambil alih penanganan kasus dugaan ijazah Jokowi.
Selain itu, tidak ditemukan pula pernyataan Presiden Prabowo yang berbunyi, "Saya tidak takut Jokowi" sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut.
Proses hukum tetap berjalan
Perkembangan terbaru menunjukkan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi masih diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.