nasional

Pesan AM Hendropriyono Agar Waspada terhadap Adu Domba Rakyat vs Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:33 WIB
Prof AM Hendropriyono mengajak semua elemen bangsa untuk mewaspadai adu domba rakyat vs pemerintah (Dok. Senayan Post)

SENAYANPOST - Adanya upaya adu domba yang dilakukan pihak-pihak tertentu, lewat penyebaran informasi yang tidak benar, hoaks dan provokasi, membuat Jenderal TNI (Purn) Prof. AM Hendropriyono mengajak seluruh elemen bangsa untuk waspada.

Hal itu disampaikan Guru Besar Bidang Intelijen, saat menerima rombongan Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kraton Majapahit Jakarta pada Kamis 18 Juni 2026.

Menurut AM Hendropriyono, kita semua perlu waspada terhadap berbagai informasi yang tidak benar, apalagi fitnah, hoaks, dan provokasi yang sengaja disebarkan untuk mengadu domba sesama anak bangsa.

Sejarah menunjukkan bahwa, perpecahan sering kali diawali oleh informasi yang menyesatkan dan kecurigaan yang sengaja ditanamkan di tengah masyarakat.

Baca Juga: AM Hendropriyono Tegaskan Pentingnya Aksara Nusantara Perkokoh Identitas Bangsa Indonesia

Dalam negara demokrasi, segala aspirasi harus disalurkan melalui mekanisme yang sah, damai, dan konstitusional.

Setiap upaya yang mendorong kebencian, permusuhan, atau tindakan inkonstitusional yang mengancam pemerintahan yang sah dan stabilitas negara patut diwaspadai bersama.

"Karena itu, marilah kita mengedepankan akal sehat, tabayun, dan penghormatan terhadap hukum," ungkap AM Hendropriyono.

"Jangan mudah terprovokasi, oleh isu-isu yang tidak jelas sumber dan tujuannya," tambahnya.

Lebih lanjut, AM Hendropriyono menyatakan bahwa persatuan bangsa, ketertiban konstitusi, dan keselamatan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan maupun ambisi politik sesaat.

"Bangsa Indonesia harus waspada terhadap hoaks, fitnah, dan provokasi yang bertujuan mengadu domba masyarakat serta melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara," ujar mantan Kepala BIN.

"Demokrasi hanya dapat berkembang dengan baik, apabila perbedaan disalurkan melalui cara-cara yang damai, beradab, dari konsitusional," jelasnya.

Segala bentuk upaya inkonstitusional yang mengancam persatuan bangsa dan pemerintahan yang sah, tidak boleh memperoleh tempat dalam kehidupan bernegara.

Selain itu, AM Hendropriyono juga menjelaskan terkait beredarnya tuduhan yang mengaitkan orang-orang dekatnya, juga menjelaskan komitmen seorang purnawirawan TNI terhadap stabilitas negara dan sumpah prajuritnya.

Halaman:

Tags

Terkini