nasional

Dedi Mulyadi Beberkan Upaya Pembinaan Usai Viral Video Pesta Gay di Karawang

Kamis, 11 Juni 2026 | 11:01 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tanggapi pembinaan usai beredarnya video pesta gay di Karawang (Instagram @dedimulyadi71)

SENAYANPOST - Pesta gay di Karawang yang viral di media sosial, membuat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat menanggapi soal pembinaan.

Sebelumnya, berbagai akun di platform media sosial mengunggah video sejumlah pria saling berpelukan secara berlebihan di sebuah tempat hiburan malam di Karawang.

Menanggapi viralnya video tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Karawang tegas melarang adanya kegiatan maupun komunitas tersebut.

“Dari sisi aspek wilayah, Bupati sudah menyampaikan katanya tidak ada tempat bagi kaum gay di Karawang. Tinggal Bupati dan seluruh jajaran melakukan tindakan yang lebih nyata,” ujar Dedi Mulyadi kepada awak media di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Berlakukan Jam Malam untuk Pelajar, Berani Melanggar Ini Hukumannya!!!

Sementara itu, mengenai pembinaan yang bakal dilakukan kepada pihak-pihak yang terlibat, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa akan dilakukan sesuai dengan usianya.

Ia menyebutkan ada pendekatan yang harus disesuaikan, seperti jika ada pelajar yang terlibat.

“Kebijakannya, kalau itu adalah siswa, maka kami wajib memperbaiki. Kalau itu masyarakat, ya mungkin juga saya juga harus memperbaiki secara sosial,” jelas gubernur yang kerap disapa KDM itu.

“Nanti kami cari di lembaga siapa yang bisa menyembuhkan kaum gay,” imbuhnya.

Opsi pembinaan di barak militer juga sempat disinggung oleh Dedi Mulyadi, sebagai salah satu upaya penyelesaian persoalan tersebut.

Menggunakan barak militer untuk membina siswa, sempat diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait persoalan pelajar yang terlibat tawuran dan perilaku nakal.

“Ya mudah-mudahan barak militer bisa menyelesaikan gay,” sambungnya.

Sementara itu, video viral tersebut telah masuk ke babak baru, yakni penetapan tersangka oleh pihak kepolisian dari Polres Karawang.

Setelah melakukan penyelidikan, pemeriksaan lokasi, dan meminta keterangan saksi, polisi menetapkan 3 orang tersangka berinisial SA, RD, dan DD.

Halaman:

Tags

Terkini