Baca Juga: Soal Pencopotan Pimpinan BGN, Presiden Prabowo: Tidak Ada Toleransi bagi Penyimpangan
"Ketua KPK, berapa pun yang diperlukan, laporkan kepada saya. Jaksa Agung, apa pun yang dibutuhkan untuk memperkuat institusi, akan kami dukung," tegasnya.
Menurut Prabowo, penguatan lembaga pengawas dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Tegaskan Tak Akan Toleransi Korupsi
Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap segala bentuk penyalahgunaan anggaran negara.
Ia menekankan bahwa tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan uang rakyat untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Saya tidak mau Negara Kesatuan Republik Indonesia dilecehkan. Saya tidak mau pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri,” tegas Prabowo.
Presiden bahkan mengulangi pernyataannya untuk menekankan keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi.
“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Tidak ada pengecualian,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penyelidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menyeret sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional sebagai tersangka, yaitu Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.***