Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta turut mendesak pemerintah Indonesia bergerak aktif untuk membebaskan para WNI yang ditahan Israel, termasuk dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.
"Saya mengecam tindakan Israel ini," kata Sukamta.
Baca Juga: Israel Penjajah Perluas Hukuman Mati untuk Warga Palestina di Tepi Barat
Ia meminta pemerintah mendesak Dewan Keamanan PBB dan melakukan lobi diplomatik kepada Amerika Serikat maupun Israel guna membebaskan para aktivis dan jurnalis Indonesia tersebut.
Menurut Sukamta, kegiatan jurnalistik dan misi kemanusiaan seharusnya dilindungi hukum internasional meski berlangsung di tengah konflik.
"Instrumen hukum internasional yang ada seharusnya cukup untuk mendesak Israel membebaskan para aktivis dan jurnalis serta membuka blokade bantuan kemanusiaan," ujarnya.
Global Sumud Flotilla sendiri merupakan misi internasional yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza menggunakan kapal-kapal kecil dari kawasan selatan Turki menuju Palestina.
Namun, armada tersebut dilaporkan dicegat oleh militer Israel di tengah pelayaran.***