"Bersuara melawan juri yang 'kompeten', tidak main-main kritisnya generasi ini," sambung Salsa.
Aktivis sekaligus kreator konten itu, lantas menyoroti keberanian para siswa dalam menyampaikan pendapatnya itu juga telah dihargai oleh masyarakat.
"Adik-adik, kalau nanti mereka tidak mau mengubah keputusan walaupun se-Indonesia tahu jawaban kamu benar, yang salah bukan kamu," jelas Salsa.
"Kompetisinya tidak bisa adil, tapi dunia ini luas dan banyak penjuru yang menghargai meritokrasi dan adil," bebernya.***