Usai penggerebekan di sejumlah pabrik 'Whip Pink' tersebut, Eko menyebut omzet bisnis ilegal tersebut mencapai 2 hingga 5 miliar rupiah per bulan.
"Omzet penjualan produk ini sangat fantastis. Pada bulan Desember saja mencapai Rp7,1 miliar," sebut Eko.
"Dan rata-rata per bulan berada di angka Rp2 hingga Rp5 miliar," tandasnya.***