Muncul Semburan Gas Pascabanjir di Nagan Raya, Warga Dilarang Mendekat

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Minggu, 4 Januari 2026 | 14:00 WIB
Muncul beberapa titik gelembung gas di Desa Gunong Cut, Nagan Raya, Aceh usai banjir akhir November 2025. (TikTok/sabrina_djuan)
Muncul beberapa titik gelembung gas di Desa Gunong Cut, Nagan Raya, Aceh usai banjir akhir November 2025. (TikTok/sabrina_djuan)

SENAYANPOST - Fenomena tak biasa muncul di Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya pascabanjir akhir November 2025. Setidaknya, ada 5 titik gelembung gas yang muncul di sela-sela endapan lumpur pascabanjir.

Gelembung tersebut diduga dari gas alam muncul ke permukaan dan membuat kekhawatiran bagi warga sekitar. Pasalnya, api akan membesar jika diarahkan ke semburan gas tersebut.

Penemuan titik gelembung gas di Desa Gunong Cut tersebut viral di media sosial usai akun TikTok @sabrina_djuan mengunggah video terkait pada Sabtu, (3/1/26).

Menanggapi viralnya penemuan 5 titik gelembung gas di Desa Gunong Cut, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dikabarkan telah mengirim tim ke lokasi. Tim yang dikirim tersebut untuk melakukan pemantauan secara langsung dan mengidentifikasi titik-titik keluarnya gelembung gas.

Baca Juga: Menyoal Islah dalam Kemelut PBNU Kini

“Mulai dari dua hari lalu hingga Sabtu, masih ditemukan aktivitas keluarnya gas pada beberapa titik lokasi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, dikutip dari laman resmi Pemkab Nagan Raya pada Minggu, (4/1/26).

Ia menambahkan bahwa fenomena munculnya gas sudah dipantau sejak banjir bandang pertama di lokasi tersebut pada Rabu, (26/11/25) lalu.

Sementara itu, titik lokasi penemuan semburan gas telah diberikan pembatas sementara. Pemantauan juga dilakukan secara berkala oleh aparatur desa bersama unsur terkait guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Police Line juga telah dipasang agar warga tak mendekati ke area titik gelembung gas ditemukan. Kajian lebih lanjut akan dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh untuk memeriksa jenis sekaligus kandungan gas serta potensi dampak bagi lingkungan dan warga sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan api di sekitar lokasi, tidak mendekati titik keluarnya gas, serta mengikuti arahan aparat setempat hingga hasil kajian resmi diterbitkan,” tegasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X