nasional

Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Jadi Ancaman Serius terhadap Keselamatan Pembela HAM di Tanah Air

Jumat, 13 Maret 2026 | 21:29 WIB
Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus oleh OTK di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat (Instagram.com/@infipop.id)

Motor tersebut diduga jenis Honda Beat atau Honda Vario model lama berwarna hitam dengan panel putih di sisi belakang.

Dilaporkan, ketika kedua kendaraan berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.

Cairan tersebut kemudian mengenai bagian kanan tubuh Andrie, terutama mata, wajah, dada, dan tangan. Korban langsung berteriak kesakitan hingga menghentikan motornya dan terjatuh.

Akibat cairan tersebut, pakaian yang dikenakan korban bahkan disebut meleleh.

Dalam kondisi kesakitan, Andrie sempat berusaha mengambil motor dan tasnya sebelum meninggalkan baju yang rusak di lokasi.

"Sementara pelaku langsung melarikan diri menuju Jalan Salemba Raya," terang Dimas.

Koordinator KontraS itu lantas memastikan, sat kabur, pelaku diduga menjatuhkan sebuah gelas berbahan stainless steel yang digunakan untuk membawa cairan tersebut.

Tak lama setelah kejadian, sekitar pukul 23.38 WIB, Andrie kembali mengendarai motornya menuju rumah kontrakan di kawasan Menteng melalui jalan belakang.

Andrie kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggunakan sepeda motor.

Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.48 WIB,dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Dimas memastikan, tidak ada barang korban yang hilang dalam peristiwa tersebut.

Kendati demikian, koordinator KontraS itu mendesak aparat kepolisian segera mengusut pelaku dan mengungkap motif penyerangan terhadap aktivis HAM itu.

"Serangan ini berpotensi menjadi ancaman serius terhadap keselamatan pembela hak asasi manusia di Indonesia," tegas Dimas.

Hingga kini, berdasarkan diagnosis awal tim dokter, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen.

Aktivis KontraS itu kini dikabarkan telah ditangani oleh enam dokter spesialis, termasuk spesialis mata, THT, saraf, tulang, thoraks, organ dalam, dan kulit.

Halaman:

Tags

Terkini