nasional

Dukungan Tokoh Nasional dan Raja Nusantara untuk Tedjowulan di Kraton Majapahit Jakarta

Sabtu, 7 Februari 2026 | 14:27 WIB
Sambutan KGPH Tedjowulan di Kraton Majapahit Jakarta. (Senayan Post)

SENAYANPOST – Pendiri dan Ketua Kraton Majapahit Jakarta, AM Hendropriyono terima kunjungan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan bersama deretan tokoh purnawirawan jenderal hingga raja Nusantara di Kraton Majapahit Jakarta, Sabtu (7/2/26).

Pertemuan yang berlangsung di kediaman AM Hendropriyono tersebut menjadi momentum penting bagi KGPH Panembahan Agung Tedjowulan untuk mendapatkan dukungan luas sebagai Pelaksana Keraton Surakarta.

Berdasarkan SK Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang diterbitkan pada Senin (12/1/26), Tedjowulan resmi terpilih menggantikan mendiang Pakubuwono XIII. Dukungan moral dalam agenda ini terlihat sangat kuat dengan hadirnya sejumlah tokoh besar dari berbagai latar belakang kepangkatan dan keahlian.

Di jajaran purnawirawan militer dan kepolisian, tampak hadir Marsekal TNI (Purn.) Sutria Tubagus, mantan Kapolri Bambang Hendarso Dahuri, mantan Panglima TNI Yudo Margono, serta Mayjen TNI (Purn.) Andika Perkasa.

Baca Juga: Mantan Wamenlu RI : Ada Secuil Peluang Palestina Merdeka

Kehadiran mereka bersanding dengan para pemimpin adat seperti Sultan Ternate ke-49 Sultan Hidayat M. Sjah, Sultan Buton, dan Raja Kupang. Selain itu, hadir pula tokoh-tokoh dari bidang hukum dan pers, di antaranya Prof. Jimly Asshiddiqie, Prof. Gayus Lumbuun, serta Ninuk Mardiana Pambudy.

Dalam sambutannya, AM Hendropriyono menegaskan bahwa dirinya beserta keluarga mendukung penuh keputusan pemerintah dan berharap penobatan Tedjowulan dapat segera dilaksanakan agar fungsi Kasunanan dalam membina kebudayaan nasional berjalan optimal.

Ia juga menyampaikan salam hangat dari Menteri Kebudayaan kepada para tamu yang hadir. Menanggapi hal tersebut, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menyampaikan rasa terima kasih dan memohon doa restu kepada Hendropriyono serta seluruh hadirin.

Acara diakhiri dengan prosesi penandatanganan prasasti oleh Tedjowulan yang isinya menekankan kebanggaan atas arsitektur klasik Indonesia. Prasasti tersebut mencatat bahwa Kraton Majapahit Jakarta merupakan bukti kecemerlangan arsitektur bangsa Indonesia yang sudah maju jauh sebelum bangsa-bangsa di Eropa keluar dari zaman kegelapan. *

Tags

Terkini