Ada Dua Nama Mantan Tentara yang Disebut Puan Maharani sebagai Cawapres, Siapakah Pesaing Jenderal Andika?

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Senin, 24 Juli 2023 | 12:39 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut ada lima nama yang menjadi calon wakil presiden Ganjar Pranowo  (Foto/Instagram/@pdip)
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut ada lima nama yang menjadi calon wakil presiden Ganjar Pranowo (Foto/Instagram/@pdip)

SENAYANPOST - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP, masih belum meresmikan Cawapres yang nantinya akan menemani Ganjar Pranowo dalam pemilihan presiden tahun 2024 mendatang.

Sementara itu Puan Maharani, Ketua DPP PDIP mengatakan, calon wakil presiden yang akan menemani Ganjar Pranowo sudah berkutabg menjadi 5 nama.

Dari kelima nama yang disebut oleh Puan Maharani, ada dua mantan tentara yang masuk dalam daftar cawapres yaitu Andika Perkasa dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Selain itu, cawapres lainnya adalah Sandiaga Uno, Muhaimin Iskandar. "Sekarang sudah mengerucut 5 salah satunya Cak Imin," ungkap Puan Maharani, kepada wartawan pada acara Harlah ke-25 PKB, Stadion Manahan, Solo.

Baca Juga: Hubungan Prabowo Subianto dan Megawati Dikabarkan Retak, Puan Maharani Justru Bilang Begini

Satu nama lagi yang disebut adalah Erick Thohir, yang kini menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Ketua Umum PSSI.

"10 nama yang dulu, tapi sekarang sudah mengerucut ke 5 nama," kata Puan Maharani.

Ganjar Pranowo sebelumnya mengungkap kriteria bakal cawapresnya menjelang Pilpres 2024. Ganjar Pranowo mengatakan sosok cawapresnya mesti satu visi, energik hingga tak memiliki agenda tersendiri.

"Kriteria harus satu nilai, satu visi, tidak boleh ada agenda sendiri sehingga presiden dan cawapres itu satu paket, dwi tunggal. Kalau itu sudah, maka harus punya semangat sama-sama untuk menjalankan perintah konstitusi dan undang-undang," kata Ganjar dikutip Senayan Post.

Baca Juga: Jenderal Andika Perkasa Raih Penghargaan Militer Bintang Darjah Utama Bakti Gemilang dari Singapura

Lebih lanjut Ganjar Pranowo mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan banyak pihak terkait cawapres. Meski demikian, ia mengingatkan cawapres mestilah satu visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

"Soal siapa kemudian, ada banyak sekali sekarang dilakukan komunikasi, tapi visi atau nilai itu harus dipunyai bersama. Kalau itu sudah, maka PR bersama melakukan percepatan pembangunan yang ada karena kita akan mengejar waktu 13 tahun ke depan untuk mencapai cita-cita yang diinginkan," ujar Ganjar.

"Maka kemudian pasangan capres harus punya visi yang sama untuk menuju ke sana. Jika itu tidak, maka yang terjadi adalah tusuk-tusukan dari belakang dan itu tidak bagus untuk Indonesia," sambungnya.

Ganjar sepakat dengan pernyataan moderator di acara, jika posisi wapres nanti tak bisa hanya menjadi ban serep. Kedua pimpinan harus sama-sama melengkapi dalam tugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X