Kemenko Polhukam Buka Suara soal Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Mahfud MD: Nggak Boleh Sembarangan

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Kamis, 22 Juni 2023 | 15:31 WIB
Kemenko Polhukam buka suara terkait Ponpes Al Zaytun yang disinyalir terkait dengan NII dan aliran sesat, ini kata Mahfud MD. (Instagram.com/@mahfudmd)
Kemenko Polhukam buka suara terkait Ponpes Al Zaytun yang disinyalir terkait dengan NII dan aliran sesat, ini kata Mahfud MD. (Instagram.com/@mahfudmd)

SENAYAN POST - Menko Polhukam Mahfud MD berkomentar terkait kasus kontroversi Ponpes Al Zaytun Indramayu belum lama ini.

Menurut Mahfud MD, penanganan kasus Ponpes Al Zaytun Indramayu yang dipimpin oleh Panji Gumilang itu memerlukan kehati-hatian.

Sebagaimana informasi yang didapat Mahfud MD, ada rumor bahwa Ponpes Al Zaytun Indramayu yang diasuh Panji Gumilang ini terkait dengan gerakan NII dan aliran sesat.

Baca Juga: Video Lama Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Kembali Viral, Netizen: Naskah adalah Doa

Lebih lanjut, Menko Polhukam mengaku pihaknya masih mempelajari hal tersebut di saat yang bersamaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurunkan tim investigasi.

"Masih dipelajari karena itu kan fenomena yang baru. Kita enggak boleh sembarangan menyikapi tanpa mendalami. Kita sedang mendalami itu semua," kata Mahfud MD pada 22 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara Jabar.

Ditanya soal pelanggaran yang dilakukan Ponpes Al Zaytun, Mahfud mengaku belum bisa bicara banyak terkait hal tersebut.

Baca Juga: Link Nonton Oshi no Ko Episode 10 Sub Indo Bebas Iklan, Segera Akses di Sini!

Namun, jika ada terbukti pelanggaran maka harus diproses secara aturan yang berlaku.

Mahfud mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Masih didalami kalau ada pelanggaran, siapa pun (harus taat hukum) di seluruh Indonesia. Tapi apa betul ada pelanggaran atau tidak nanti kita dalami," ungkapnya.

Baca Juga: Isi Percakapan Syahnaz Sadiqah dan Jeje sebelum Ketahuan Selingkuh dengan Rendy Kjaernett

Berdasarkan apa yang disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ponpes Al Zaytun diduga melakukan praktik ibadah yang berbeda dari ajaran yang seharusnya, yang meliputi salat, zakat, puasa, dan haji.

Bahkan dalam salah satu video yang viral di media sosial, Panji Gumilang mengatakan bahwa ibadah haji tidak perlu jauh-jauh ke Mekkah, Arab Saudi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Antara Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X