SENAYANPOST - Tradisi mudik untuk merayakan hari lebaran adalah tradisi yang menyenangkan, hanya saja pemudik kadang melakukan hal berbahaya saat mudik.
Seperti pemudik, yang nekat menggunakan sepeda motor dengan membonceng bayi.
Menurut dr. Hari Wahyu Nugroho, Sp.A(K), M. Kes, dokter spesialis anak melarang orang tua untuk membawa bayi dalam perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor di jalan raya.
Dari sudut pandang manapun, kata Hari, membawa bayi dengan menggunakan sepeda motor di jalan raya merupakan tindakan yang tidak aman.
Apalagi saat orang tua menempatkan bayi di posisi depan. Dari aspek kesehatan, bayi akan rawan mengalami hipotermia atau kedinginan.
"Mengingat dari kemampuan motorik, kemudian juga dari status imunitas, kalau menurut saya, anak di bawah dua tahun tidak boleh dibawa dengan menggunakan berboncengan roda dua di jalan raya," kata Hari dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perkembangan motorik pada bayi usia 0-12 bulan bahkan hingga usia 2 tahun belum matang. Perkembangan motorik matang yang ditandai dengan kemampuan menggenggam dan memijak yang kuat biasanya baru terjadi pada usia 18 bulan.
Meskipun posisi bayi diamankan oleh ikat pinggang atau sabuk pengaman sejenis selama perjalanan menggunakan motor, kata Hari, hal tersebut juga tidak menjamin keselamatan bayi mengingat masih belum ada standar yang ditetapkan.
Baca Juga: Persiapan Mudik Ada Jalan Tol Gratis ke Jawa Timur, Pemudik Harus Tahu Lokasinya
"Kalau toh misalnya dia pakai ikat pinggang atau yang lainnya, itu pun tidak menjamin seratus persen karena itu kan belum terstandarisasi seperti car seat. Artinya tidak disesuaikan dengan bentuk besaran anatomi atau antropometri dari bayinya, artinya juga masih rawan," kata Hari.
Dia mengatakan saat ini memang belum ada regulasi yang mengatur ketentuan minimal usia anak yang diperbolehkan dibawa mudik dengan menggunakan sepeda motor.
Di samping itu, orang tua yang mudik menggunakan motor biasanya didorong oleh faktor sosial-ekonomi sehingga moda transportasi tersebut menjadi pilihan terakhir yang dianggap paling mudah, murah, dan cepat.
Baca Juga: ICC Perintahkan Tangkap Presiden Rusia Vladimir Putin, Connie Rahakundini: Ngarang Banget Ya
Oleh sebab itu, Hari mengatakan pihaknya dari Satgas Perlindungan Anak IDAI berharap para pemangku kepentingan yaitu pihak kepolisian dan Kementerian Perhubungan dapat menerbitkan regulasi terkait kasus tersebut.***
Artikel Terkait
Banyak Calon Pemudik yang Sudah Mulai Pesan Tiket Kereta Api
Begini Cara Kemenhub Antisipasi Maraknya Pemudik Sepeda Motor
Tips Mudik, Perhatikan dari Mulai Kondisi Fisik Pemudik hingga Barang Bawaan
Tips Mudik: Bukan Cuma Kondisi Mobil, Perhatikan Hal Ini juga Ketika Hendak Mudik
Tips Mudik: Sebelum Mobil Dipakai Mudik Cek Bagian Ini, Dianggap Remeh Jadinya Sering Lupa
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Contra Flow, One Way, dan Ganjil Genap Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023
Persiapan Mudik Ada Jalan Tol Gratis ke Jawa Timur, Pemudik Harus Tahu Lokasinya