SENAYANPOST - Jalan tol Cisumdawu alias Cileunyi - Sumedang - Dawuan, yang panjangnya mencapai 61,5 Km menjadi salah satu tol terindah di Indonesia.
"Jalan tol Cisumdawu dilihat secara kontur dan secara visual, merupakan tol yang terindah di Indonesia saat ini. Hal tersebut juga dibuktikan dengan kemampuan para insinyur muda kita untuk bekerja dalam kondisi medan yang tidak mudah dilintasi," ungkap Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR.
Lebih lanjut Danang menambahkan, di atas terowongan jalan tol Cisumdawu juga nantinya ditambahkan ornamen berupa tumbuh-tumbuhan yang diharapkan memperindah lansekap tiap ruas tol Cisumdawu.
Danang juga menjelaskan, dibangunnya jalan tol ini memberikan bukti bahwa insinyur berbakat Indonesia mampu bekerja dengan baik, menggunakan teknologi yang telah diterapkan sangat baik sampai hari ini.
jalan tolBaca Juga: Jangan Kaget Jika Tarif Jalan Tol Bogor Outer Ring Road jadi Lebih Mahal, Ini Daftar Tarif per Golongan
"Para tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing tinggi, yang tidak kalah hebatnya dengan pekerja dari negara lain, sehingga ketika menemukan beberapa kendala yang berkaitan dengan tanah dapat diatasi secara bertahap hingga tahap penyelesaian," tambahnya.
Danang menambahkan, kehadiran jalan tol Cisumdawu juga diharapkan mendongkrak petumbuhan ekonomi, di setiap kawasan yang dilintasinya dan menjadi penunjang Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka, dan menjadi salah satu akses yang mempercepat kendaraan logistik menuju Pelabuhan Patimban.
“Keberadaan terowongan (Tunnel) terpanjang yang dibangun di tol Cisumdawu ini dapat memberikan aksesibilitas yang cukup optimal bagi masyarakat di Provinsi Jawa barat terutama Sumedang,” tambahnya.
Jalan Tol Cisumdawu dibangun secara bersamaan oleh Pemerintah dan Badan Usaha. Untuk konstruksi Seksi 1 & 2 sepanjang 29 Km dibangun oleh Kementerian PUPR dengan menggunakan dana APBN rupiah murni dan pinjaman Pemerintah China.
Baca Juga: Sejarah Jalan Tol Pertama di 5 Pulau Indonesia
Kemudian Seksi 3-6 sepanjang 32,8 Km dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dengan nilai investasi sebesar Rp 8,41 triliun.
Untuk Seksi 1 ruas Cileunyi–Tanjungsari sepanjang 12 km, dikerjakan oleh China Road and Bridge Corporation (CRBC) - PT Adhi Karya (Joint Venture).
Seksi 2 ruas Tanjungsari–Sumedang sepanjang 17,51 Km, pembangunannya terbagi dalam 2 fase, yaitu fase I sepanjang 7,23 Km konstruksinya sudah selesai sepenuhnya sebesar 100%. Fase II sepanjang 10,7 Km, dikerjakan oleh Metallurgical Corporation of China – PT. Wijaya Karya – PT. Nindya Karya – PT. Waskita Karya (Joint Operation).
Kemudian Seksi 3 ruas Sumedang-Cimalaka sepanjang 4 Km dikerjakan oleh PT. Girder Indonesia.
Baca Juga: Ada 16 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi untuk Arus Mudik, Ini Lokasinya
Artikel Terkait
Ada 16 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi untuk Arus Mudik, Ini Lokasinya
Sejarah Jalan Tol Pertama di 5 Pulau Indonesia
Jangan Kaget Jika Tarif Jalan Tol Bogor Outer Ring Road jadi Lebih Mahal, Ini Daftar Tarif per Golongan