Pemerintah saat ini menetapkan operasi satgas darat adalah ujung tumbok untuk menekan jumlah lahan yang terbakar.
Untuk itu, forkopimda daerah diminta meningkatkan kekuatan, baik logistik peralatan maupun sumber daya personel.
Adapun satgas udara sifatnya mendukung satgas darat.
Saat ini sudah tergelar 38 unit armada untuk mendukung operasi satgas udara yang terdiri atas 13 helikopter/pesawat patroli dan 25 water bombing.
Beberapa unit dapat digunakan secara hybrid untuk patroli dan OMC, maupun patroli dan water bombing menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Pemerintah juga menegaskan akan mencabut secara permanen peraturan daerah yang masih membenarkan pembukaan lahan dengan metode membakar.***
Artikel Terkait
Kebakaran Landa Hotel Pullman Jakbar, Tujuh Puluh Personel Damkar Diterjunkan
Kebakaran Tempat Pembuangan Sampah Kramat Jati, Satu Petugas Pemadam Meninggal Dunia
Viral Momen Tegang Para Pekerja Panik usai Terjebak Kebakaran di Pucuk Gedung Menteng, Gimana Kondisinya?
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Sumber Api Diduga dari Lantai Sebelas
Fakta Terkini Ihwal Kebakaran Besar di Pasar Sungai Duri, Bengkayang, Kalimantan Barat