Menurut dia, pemerintah akan terus bekerja menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor-sektor produktif, serta mengupayakan stabilitas nilai tukar rupiah.
"Kita harus tetap optimistis untuk menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam rangka bersama-sama menjaga ekonomi kita tetap kuat, tetap tumbuh, dan berkenaan dengan masalah nilai tukar supaya bisa segera kembali seperti yang kita harapkan," kata Prasetyo.
Pemerintah sebelumnya menegaskan bahwa koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus diperkuat guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika pasar global.***
Artikel Terkait
Wamen Imipas Nonaktif Silmy Karim Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan, Harta Kekayaannya Capai Rp234,5 Miliar
Mensesneg Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya, Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Terjaga
Istana Ungkap Pertimbangan Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru
Nanik S Deyang Sebut Bakal Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Anggaran Optimalkan Program MBG
BGN Refocusing Penerima Manfaat MBG, Prioritaskan Kelompok Rentan dan Daerah 3T