Meski demikian, Fransisco menjelaskan bahwa sejumlah titik kini mulai terbuka secara bertahap.
"Dari 18 kabupaten kota yang terdampak bencana, ada empat wilayah yang betul-betul terisolir tapi saat sekarang sudah mulai terbuka secara perlahan," tutur Fransisco.
TNI Kirim 9 Ton Bantuan Lewat Udara
Dengan terbatasnya akses darat, distribusi bantuan difokuskan melalui jalur udara. TNI mengerahkan pesawat untuk mengirim bantuan pangan, pakaian, hingga kebutuhan dasar lainnya langsung ke wilayah terdampak.
"Saat ini yang kita lakukan maksimal adalah membantu masyarakat distribusi logistik lewat udara sampai dengan hari ini, bantuan yang sudah kita distribusi lebih kurang ada 9 ton bahan sembako," imbuhnya.
Baca Juga: Prabowo Subianto Kerahkan Seluruh Kekuatan untuk Fokus Memulihkan 3 Provinsi Terdampak Bencana
Fransisco menegaskan bahwa upaya distribusi akan dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan untuk membuka kembali akses darat dan mengoperasikan alat berat.
Personel TNI Tetap Bertugas Meski Terdampak
Selain upaya distribusi logistik, Fransisco juga menyoroti dedikasi prajurit di Aceh Tamiang yang tetap turun membantu masyarakat meski mereka sendiri menjadi korban terdampak bencana.
"Khusus untuk Aceh Tamiang, pasukan-pasukan kita, meskipun mereka terdampak, mereka juga ikut membantu mengatasi permasalahan yang ada di daerah tersebut," pungkasnya.
Upaya pemulihan di Aceh kini berlangsung paralel antara perbaikan akses, pendistribusian kebutuhan pokok, dan penanganan warga terdampak.
Satgas memastikan koordinasi lintas lembaga terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan dan memulihkan akses bagi wilayah yang masih sulit dijangkau.***
Artikel Terkait
Sumatera Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Cak Imin: Kiamat Sudah Terjadi Akibat Kelalaian Kita Sendiri
Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan di Jabar, Berkaca dari Bencana Banjir Bandang di Sumatera
Kayu Gelondongan Jadi Petunjuk Bencana Banjir Bandang di Sumatera: DPR Sebut Ada Masalah Serius di Hulu
Dituduh Biang Kerok Banjir Bandang Sumatera saat Menjabat Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan Bilang Begini
4 Kampung Tersapu Banjir Bandang di Aceh, Bak Tsunami Kedua usai Tragedi 2004 Silam