Kronologi Kasus Penjarahan Minimarket di Sibolga: Oknum Warga Berebut Masuk, Gasak Beras hingga Minyak Goreng

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 30 November 2025 | 17:03 WIB
Wagub Sumut Surya tanggapi kasus penjarahan yang terjadi di Sibolga, di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut. (Instagram.com/@agus.fadliii)
Wagub Sumut Surya tanggapi kasus penjarahan yang terjadi di Sibolga, di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut. (Instagram.com/@agus.fadliii)

SENAYANPOST - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya menanggapi viralnya oknum warga di Sibolga yang terlibat kasus penjarahan minimarket.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Sibolga terdampak bencana banjir hingga tanah longsor yang menyebabkan warganya terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

Kendati demikian, imbas dari bencana tersebut, insiden penjarahan terjadi di wilayah tersebut hingga viral di media sosial (medsos).

Perihal itu, kini Surya selaku Wagub Sumut, meminta warganya untuk tetap sabar dan tenang menanti bantuan logistik.

Baca Juga: Tembok Asrama Pesantren Najmul Hidayah Al Aziziyah di Bireuen Aceh Ambruk, Diduga Jebol Gegara Banjir Bandang

Surya menilai, bantuan logistik dari pemerintah dan pihak terkait akan segera tersalurkan secara merata.

Kendati demikian, bantuan dilaporkan masih tersendat karena jalur darat masih terhambat imbas banjir-longsor.

"Masyarakat tetap bersabar dan prihatin karena ini musibah. Pemerintah sudah hadir demi untuk masyarakat," kata Surya di Posko Bencana Alam, Medan, Sumut, pada Minggu, 30 November 2025.

"Jadi mohon bersabar dan tenang, mudah-mudahan (bantuan logistik) bisa secepatnya," imbuhnya.

Alternatif Rute Penyaluran Logistik

Dalam kesempatan yang sama, Surya mengatakan bantuan logistik sejauh ini sudah cukup. Pihaknya masih mencari alternatif rute untuk menyalurkan bantuan.

Baca Juga: 4 Jembatan Putus di Aceh, Ada Siklon Tropis Senyar Picu Bencana Banjir dan Longsor

"Pemerintah baik dari pusat maupun daerah provinsi itu logistik cukup. Cuma sampai ke sana yang belum bisa," terangnya.

"Maka kita dari Sumut, ambil jalur arah Subulussalam, Aceh. Kalau dari yang normal enggak bisa," kata Surya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X