Raja Beutong IX dari Aceh Berkunjung ke Kraton Majapahit Jakarta, Sambungkan Garis Sejarah Keagungan Nusantara

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 21:14 WIB

SENAYANPOST - Pada Selasa 5 Agustus 2025, Bupati Nagan Raya dari Provinsi Naggroe Aceh Darussalam sebagai Raja Beutong IX, Teuku Raja Keumangan (TRK), melakukan kunjungan kebudayaan ke Keraton Majapahit Jakarta yang merupakan pusat edukasi budaya dan sejarah kejayaan Nusantara yang berlokasi di Jakarta Timur.

Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya lebih besar dalam pelestarian adat dan budaya nusantara yang selama ini konsistensi dalam memperjuangkan pengakuan terhadap eksistensi kerajaan-kerajaan adat sebagai pilar kebudayaan dan moral bangsa.

Dalam lawatannya, TRK disambut langsung oleh Penggagas Kraton Majapahit Jakarta Prof Dr Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono. Kemudian diajak keliling yang menyuguhkan sejarah Kerajaan Majapahit melalui berbagai media visual seperti film, video pendek, artefak digital, hingga pemutaran dokumenter sejarah.

Di tempat itu, ia diajak menyelami jejak kejayaan Majapahit, yang pernah menjadi kerajaan terbesar dan terkuat di Nusantara pada abad ke-13 hingga ke-15, termasuk memasuki replika Gua Suci yang aslinya berada di kabupaten Tuban Jawa Timur.

“Saya merasa terhormat diundang ke sini. Ini bukan sekadar melihat masa lalu, tetapi memahami bagaimana masa lalu membentuk jati diri bangsa. Warisan Majapahit bukan hanya milik satu daerah, melainkan milik seluruh Indonesia,” ujar TRK.

Sebagai tokoh adat yang juga menjabat sebagai Anggota Majelis Agung Raja Sultan Indonesia (MARSI), TRK menyebut pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab komunitas adat, tetapi menjadi panggilan sejarah bagi semua elemen bangsa.

“Adat dan budaya adalah kekayaan intelektual bangsa yang tak tergantikan. Kita wajib menjaganya di tengah modernitas yang sering kali melupakan akar,” katanya.

TRK juga menyoroti pentingnya sinergi antara para pewaris kerajaan tradisional dengan institusi negara untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat dan budaya Indonesia.

Tak hanya sebagai bupati, tetapi sebagai Raja Beutong IX yang dikukuhkan oleh para pewaris kerajaan Aceh, kehadirannya membawa misi diplomasi budaya menghubungkan kembali garis-garis sejarah antara kerajaan lama di ujung barat Sumatra dengan peradaban besar yang pernah berkembang mengkonsolidasikan seluruh Nusantara.

"Kunjungan ini menegaskan bahwa di tengah arus globalisasi dan modernisasi, warisan budaya lokal tetap relevan," pungkasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X