Polemik Pengibaran Bendera One Piece, DPR Sebut Bisa Pecah Belah Bangsa

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 15:07 WIB
DPR menyampaikan fenomena pengibaran bendera One Piece jelang HUT Kemerdekaan RI ke 80 bisa pecah belah bangsa. (X.com/@aurorachema)
DPR menyampaikan fenomena pengibaran bendera One Piece jelang HUT Kemerdekaan RI ke 80 bisa pecah belah bangsa. (X.com/@aurorachema)

SENAYANPOST - Dalam beberapa hari terakhir, bendera One Piece banyak dikibarkan warga jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 80.

Fenomena pengibaran bendera One Piec ini telah mendapat atensi dari pemerintah dan akhirnya membuat DPR RI membuka suara.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan dalam konferensi pers terbarunya bahwa pada dasarnya pengibaran bendera tersebut tidak masalah.

Namun, di balik itu, DPR juga mengkhawatirkan pengibaran bendera tersebut menimbulkan pecah belah bangsa.

Baca Juga: Jelang HUT Kemerdekaan RI ke 80, DPR RI Buka Suara soal Pengibaran Bendera One Piece: Tidak Ada Masalah

"Tapi apa yang kami sampaikan kemarin adalah bendera itu digunakan oleh sebagian pihak untuk melakukan hal-hal yang menurut kita itu bisa memecah belah bangsa kita," kata Sufmi Dasco Ahmad pada 4 Agustus 2025.

Sebelumnya, Sufmi mengecam pengibaran Jolly Roger di samping bendera negara melalui pernyataan resmi.

"Ini bukan kebetulan. Ada upaya terkoordinasi untuk memecah belah bangsa. Mari kita bersatu. Kita harus bersama-sama melawan tindakan seperti itu. Tidak semua orang menginginkan Indonesia maju. Seiring kita tumbuh, akan selalu ada pihak yang menentangnya. Mari kita bersatu dan melawan," ujarnya.

Di sisi lain, anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yveri Sitorus, berbagi pandangannya soal fenomena ini.

Baca Juga: One Piece: Luffy Diragukan Jadi Penerus Gol D Roger Raja Bajak Laut Legendaris, Ternyata Ini Alasannya

"Ini harus dilihat sebagai ekspresi kritik publik, yang merupakan bagian dari masyarakat demokratis. Aksi simbolis semacam ini lebih baik daripada protes jalanan yang dapat berujung pada kekerasan," katanya.

One Piece dan Politik

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Comic Book, sulit untuk tidak melihat beberapa paralel dengan dunia kita yang telah diciptakan Eiichiro Oda selama bertahun-tahun melalui seri shonen-nya yang diakui secara kritis.

Luffy dan kru bajak lautnya telah berperang melawan Pemerintah Dunia, militer, angkatan laut, dan sekelompok petinggi yang dikenal sebagai Naga Langit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Comic Book

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X