Menag Beberkan Rencana Kampung Haji Indonesia saat Dampingi Presiden Prabowo ke Arab Saudi

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Rabu, 2 Juli 2025 | 17:08 WIB
Menteri Agama Nazaruddin Umar
Menteri Agama Nazaruddin Umar

SENAYANPOST - Menteri Agama Nasaruddin Umar, menjadi salah satu menteri yang mendampingi Presiden Prabowo saat kunjungan ke Arab Saudi.

Diketahui, Presiden Prabowo memulai lawatannya untuk mengunjungi Jeddah, Arab Saudi pada Selasa, 1 Juli 2025 kemarin.

Berangkat dari Pangkalan Halim Perdanakusuma pukul 15.40 WIB, Prabowo dijadwalkan akan bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud.

Menag menyampaikan, rencananya Prabowo juga akan melakukan pembahasan tentang perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.

Baca Juga: Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Era Menag Yaqut, Menag Nasaruddin Buka Suara dan Klaim Pelaksanaan 2025 Aman

“Insya Allah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji, salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag Nasaruddin saat ditemui di Terminal VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 1 Juli 2025.

Pembangunan kampung haji ini disebut sebagai langkah strategis mengingat banyak jamaah haji dan umrah dari Indonesia setiap tahunnya.

“Kita bisa bayangkan, 1,5 juta orang umrah setiap tahun dan lebih dari 220 ribu orang menunaikan ibadah haji, sudah saatnya Indonesia memiliki gagasan konstruktif untuk mendukung pelayanan jemaah secara jangka panjang,” terangnya.

Mengenai pelayanan operasional haji 2025, Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa Indonesia dinilai cukup baik dan mendapatkan apresiasi dari pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Fokus Penguatan Hubungan Bilateral dan Penyelenggaraan Haji

“Alhamdulillah, pelaksanaan haji Indonesia secara umum dinilai baik dan mendapat apresiasi langsung dari pemerintah Saudi,” kata Nasaruddin.

“Bahkan, mereka (pemerintah Arab Saudi) menilai jemaah haji Indonesia sebagai yang paling tertib,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun pelaksanaan haji tidak sepenuhnya sempurna, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang paling siap menghadapi berbagai perubahan regulasi dalam sistem penyelenggaraan haji yang baru.

“Ini menjadi bukti bahwa sistem dan kesiapan kita sudah berada di jalur yang benar,” imbuhnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X