Presiden Prabowo: Belanda Keruk Kekayaan Indonesia Senilai 31 Triliun Dolar AS atau Setara 140 Tahun APBN

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 12 Juni 2025 | 08:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto Bilang Belanda Keruk Kekayaan Indonesia Sebesar 31 Triliun Dolar AS
Presiden Prabowo Subianto Bilang Belanda Keruk Kekayaan Indonesia Sebesar 31 Triliun Dolar AS

SENAYANPOST - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya kekayaan Indonesia, yang dirampas oleh Belanda selama masa penjajahan.

Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam forum pertahanan internasional Indo Defence 2025, yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 11 Juni 2025 kemarin.

Dalam pidatonya di hadapan perwakilan anggota forum dari berbagai negara, Prabowo mengungkapkan hasil riset terbaru yang menunjukkan bahwa penjajahan Belanda membawa dampak ekonomi yang dinilai luar biasa bagi Indonesia.

Menurut hasil penelitian itu, Prabowo menyebut total kekayaan yang diambil oleh Belanda selama menjajah Indonesia mencapai nilai setara 31 triliun dolar AS jika dikonversikan ke dalam nilai saat ini.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Palestina Diakui Merdeka, Indonesia Siap Akui Israel

"Baru-baru ini ada riset yang menyebutkan bahwa kekayaan yang diambil Belanda selama masa penjajahan Indonesia setara dengan 31 triliun dolar AS," ujar Prabowo Subianto, dalam forum tersebut.

Presiden Prabowo menuturkan, angka tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Sebagai perbandingan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini berkisar di angka 1,5 triliun dolar AS.

Dengan perhitungan itu, nilai kekayaan yang diambil dari Indonesia oleh Belanda setara dengan 18 kali lipat PDB nasional saat ini, atau sekitar 140 kali anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2025.

Baca Juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Ungkap Dukungan Presiden Prabowo Subianto kepada Papua Nugini untuk Gabung ke ASEAN

"Artinya, kekayaan yang dirampas itu setara dengan 140 tahun anggaran negara kita. Ini menunjukkan betapa besarnya kekayaan yang keluar dari Indonesia," imbuh Prabowo.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti dampak dari penghisapan sumber daya Indonesia terhadap kesejahteraan Belanda pada masa itu.

Orang nomor 1 di Indonesia itu mengklaim, Belanda pernah menikmati posisi sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia berkat penjajahan atas Indonesia.

"Selama menjajah Indonesia, Belanda menjadi negara dengan GDP per kapita tertinggi di dunia," katanya menegaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X