Beberapa di antaranya adalah Presiden Turki Recep Tayeb Erdogan, Presiden Prancis Emmanuel Marcon, Presiden Palestina Mahmud Abbas, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
Hubungan mereka dengan Prabowo Subianto tentu bukan hanya hubungan resmi kenegaraan, akan tetapi juga hubungan persahabatan yang jauh telah lama terjalin dan hubungan kemanusiaan yang terjalin sangat dalam.
Saat kunjungan kenegaraan ke Malaysia pada awal Juni 2023, Presiden Joko Widodo memperkenalkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sebagai “Teman Baik Bapak,” yang disambut tawa para hadirin.
Beberapa anggota delegasi yang mendampingi Presiden Joko Widodo saat itu adalah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Prof M Mahmud MD, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prof Pratikno, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauzia.
Prabowo Subianto juga menjalin hubungan kemanusiaan yang sangat dalam dengan Bangsa Palestina, melalui Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Syun., diplomat karir yang dekat dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Melalui hubungan kemanusiaan yang kuat, saat Jalur Gaza Palestina dibombarbir Israel, Prabowo Subianto mengerahkan Pesawat Herkules TNI-AU untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan dari rakyat dan Pemerintah Indonesia dilepas langsung Presiden Joko Widodo.
Indonesia memerlukan pemimpin yang memiliki hubungan baik dengan para pemimpin dunia untuk menciptakan keharmonisan di tengah persaingan hegemoni negara-negara adidaya dan adikuasa. Tetapi pemimpin itu jangan melupakan rakyatnya.
Prabowo Subianto telah menunjukkan pesonanya walaupun dikenal para pemimpin dunia tetapi turut bersama rakyat. Seperti kebersamaan Prabowo Subianto dengan anak-anak Gunung Kidul Yogyakarta yang gembira dengan adanya air bor, usaha dari taruna-taruni Universitas Pertahanan Republik Indonesia.