SENAYANPOST- Komisi Perminyakan Parlemen Irak tengah mengkaji persetujuan penambahan produksi minyak mentah dengan tambahan sebesar 5 juta barel setiap hari, dari 13 juta barel, menjadi 18 juta barel setiap hari.
Kementerian Perminyakan Irak dalam pernyataan yang dirilis situs berita Al Arab London pada Kamis, 13 Juli 2023, menyatakan saat ini, bagian tengah dan selatan Irak memiliki cadangan minyak sebanyak 145 milyar barel yang telah tereksplorasi. Adapun di bagian utara atau yang dikenal dengan Kurdistan Irak memiliki cadangan sebesar 146 milyar barel.
Diperkirakan, cadangan tersebut merupakan 18 persen dari cadangan minyak di kawasan Timur Tengah dan terbesar kelima di dunia.
Adapun yang belum tereksplorasi di bagian tengah dan selatan diperkirakan sebesar 215 milyar barel. Sedangkan di kawasan Kurdistan Irak diperkirakan memiliki cadangan sebesar 246 milyar barel.
Cadangan minyak ini jika dieksplorasi akan menjadikan Irak sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di kawasan Timur Tengah.
Besarnya cadangan minyak di Irak, mendorong Pemerintah Irak untuk menambah jumlah minyak yang diekspor ke luar negeri. Sampai saat ini, Pemerintah Irak dan Parlemen Irak belum sepakat terkait besaran jumlah minyak yang akan diekspor ke luar negeri. (Muqoddas).