SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Selasa bahwa Moskow mendukung gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Lavrov juga menyatakan bahwa Rusia yakin gencatan senjata itu akan bertahan lama.
Diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel baru-baru ini.
"Sangat sulit untuk membuat kesimpulan akhir sekarang dan mendapatkan gambaran yang jelas," kata Sergei Lavrov pada 23 Juni 2025, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
"Dilaporkan bahwa Amerika meyakinkan Israel untuk menyetujui gencatan senjata dan untuk menetapkan gencatan senjata tanpa batas waktu, bahwa teman-teman Qatar kita memainkan peran yang sama sehubungan dengan Teheran," tambahnya.
Baca Juga: Iran dan Israel Masih Saling Tembak Usai Presiden AS Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata
"Tetapi setelah diumumkan, ada laporan tentang serangan, tentang pertukaran serangan antara Israel dan Iran. Oleh karena itu, janganlah kita membuat kesimpulan tergesa-gesa berdasarkan informasi yang terpisah-pisah," imbuhnya.
Rusia, yang menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Iran pada bulan Januari, telah mengutuk serangan Israel dan AS terhadap Iran, sebagai ilegal dan tidak beralasan.
Iran telah membalas dengan menyerang kota-kota Israel dan menargetkan pangkalan militer AS di Qatar.
Sementara itu, Presiden Donald Trump menengahi gencatan senjata antara Israel dan Iran melalui pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin.
Di lain pihak, termasuk Wakil Presiden JD Vance, mengadakan pembicaraan dengan Teheran, kata seorang pejabat senior Gedung Putih.
Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Sebut Gencatan Senjata 'Lengkap dan Total' antara Iran dan Israel
Pejabat itu, yang memberikan rincian gencatan senjata dengan syarat anonim, mengatakan Israel menyetujuinya selama Iran tidak melancarkan serangan baru.
Iran mengisyaratkan bahwa tidak akan ada serangan lebih lanjut, kata pejabat itu.