internasional

Media Pro-Pemerintah Mesir Kritik Ahmed Al Mansour di Tengah Ancaman Protes yang Terus Meningkat

Selasa, 14 Januari 2025 | 22:02 WIB
Media pro-pemerintah Mesir mengkritik Ahmed Al Mansour yang kabarnya akan melakukan revolusi setelah sukses gulingkan Bashar Al Assad. (X.com)

SENAYANPOST - Salah seorang komentator Mesir terkemuka, Ahmed Moussa mengkritik Ahmed Al Mansour.

Diketahui, Ahmed Al Mansour adalah warga Mesir yang ikut menggulingkan mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad bersama dengan Ahmad Al Sharaa dari Hayat Tahrir Al Sham (HTS).

Tidak hanya mengkritik Ahmad Al Sharaa, Ahmed Moussa juga menyoroti rencana Ahmed Al Mansour untuk mengadakan revolusi serupa di Mesir.

Mansour pindah ke Suriah pada tahun 2013 untuk bergabung dengan faksi pemberontak yang memerangi pemerintah Assad.

Baca Juga: Sampai Debat Panas! Netanyahu Akhirnya Turuti Permintaan Donald Trump soal Gencatan Senjata di Gaza

Ia adalah anggota HTS milik Sharaa, yang secara mengejutkan ia tinggalkan bulan lalu.

Setelah Assad melarikan diri dari Suriah di tengah serangan pemberontak yang dipimpin HTS, Mansour mulai menyerukan demonstrasi terhadap Abdel Fatah al Sisi, dengan mengatakan bahwa demonstrasi harus diadakan pada tanggal 25 Januari, hari peringatan revolusi rakyat 2011 yang menggulingkan otokrat lama Hosni Mubarak.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Middle East Eye pada 13 Januari 2025, baru-baru ini, ia mengunggah foto di X yang menampilkan dirinya bersama orang-orang bertopeng, pistol, dan satu peluru, di samping bendera Mesir kuno yang berasal dari monarki dan kata-kata "Gerakan Revolusioner 25 Januari" di belakangnya.

Baca Juga: Kemajuan Signifikan Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Paling Cepat Hari Jumat Pekan Ini

Unggahan Mansour yang menghasut itu dilihat lebih dari 7 juta kali dalam dua hari, yang menuai dukungan dan kecaman.

Hal itu juga memicu perdebatan di antara para simpatisan: haruskah seruan untuk bertindak difokuskan pada tanggal 25 Januari? Bisakah perubahan terjadi melalui oposisi bersenjata? Dan siapa yang akan terlibat dalam perjuangan seperti itu?***

Tags

Terkini