Pemimpin oposisi utama Israel Yair Lapid menyebut langkah pengadilan tersebut sebagai 'hadiah untuk terorisme'.
Baca Juga: Kepala Staf Netanyahu Diduga Manipulasi Pembicaraan 7 Oktober 2023
Benny Gantz, yang bergabung dengan kabinet perang Netanyahu setelah serangan Hamas tetapi mengundurkan diri pada bulan Juni, mengecam apa yang disebutnya sebagai 'kebutaan moral' ICC, dengan menyebut putusan tersebut sebagai noda memalukan yang bersejarah yang tidak akan pernah dilupakan.
Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir, yang memimpin sebuah partai ultra-nasionalis kecil dalam koalisi Netanyahu, mengatakan Israel harus menanggapinya dengan mencaplok Tepi Barat yang diduduki, tempat Palestina ingin membangun negara merdeka.
"Jawaban atas surat perintah penangkapan itu adalah menerapkan kedaulatan atas semua wilayah Yudea dan Samaria, pemukiman di semua bagian negara, dan memutuskan hubungan dengan otoritas teroris (Palestina)," katanya.***