internasional

Israel Tolak 250 Ribu Truk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Selama Setahun Genosida

Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:04 WIB
Israel penjajah telah blokir 250 ribu truk bantuan kemanusiaan ke Gaza setelah setahun lebih genosida terjadi di daerah kantong tersebut. (X.com/@IDF)

SENAYANPOST - Israel penjajah telah memblokir setidaknya 250 ribu truk bantuan kemanusiaan ke Gaza dalam satu tahun genosida.

Laporan ini disampaikan langsung oleh Kantor Media Pemerintah Gaza.

Sejak Operasi Badai Al Aqsa, Israel telah memblokir lebih dari seperempat juta truk bantuan dan barang, kata pernyataan itu.

Blokade truk bantuan kemanusiaan itu juga telah memperburuk kondisi di Jalur Gaza.

Rakyat Palestina yang tinggal di daerah kantong tersebut terancam kelaparan akut.

Baca Juga: Israel Penjajah Akui Pesawat Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaesarea

"Memperkuat kebijakan kelaparan dan menggunakannya sebagai senjata perang terhadap warga sipil dan anak-anak, terutama dengan mencegah masuknya makanan, susu bayi, dan suplemen gizi," lanjut pernyataan tersebut pada 22 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Selama perang, pemukim Israel juga berulang kali menyerang truk bantuan yang mencoba mengirimkan barang ke Gaza.

Ratusan truk bantuan biasa menyeberang ke Jalur Gaza setiap hari sebelum perang dimulai pada Oktober 2023.

Beberapa kelompok hak asasi manusia, termasuk Human Rights Watch (HRW), serta pejabat PBB, telah menetapkan bahwa Israel melakukan kampanye kelaparan yang disengaja di Gaza.

Baca Juga: Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan Sebut Prabowo Negarawan Sejati yang Konkret Libatkan Orang Muda dalam Kabinet

Selama beberapa bulan terakhir, kelaparan telah sepenuhnya melanda jalur tersebut.

PBB memperingatkan minggu lalu bahwa lebih dari 1,8 juta warga Gaza menghadapi tingkat kelaparan yang 'sangat kritis'.

Sebagai akibat dari kampanye kelaparan dan bentuk-bentuk perang lainnya terhadap Gaza, Tel Aviv telah dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).

Halaman:

Tags

Terkini