internasional

Bagaimana Israel Respons Serangan Iran? Ini Kata Pengamat

Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:16 WIB
Pengamat mengatakan bahwa Israel dipastikan akan membalas serangan Iran dengan rudal balistik beberapa waktu lalu ke Tel Aviv. (X.com/@IsraeliPM)

Baca Juga: Gerakan Hamas Puji Serangan Rudal Balistik Iran ke Israel

Pada bulan April, Israel menembaki target-target Iran dari luar wilayah udara Iran.

Krieg mengatakan ia memperkirakan Israel kali ini akan mengirim jet tempurnya ke wilayah udara Iran untuk melancarkan serangan terhadap lokasi militer.

Jika Israel benar-benar memilih untuk meningkatkan eskalasi, hal itu berpotensi menandai berakhirnya perang proksi selama puluhan tahun, menyeret pasukan Iran ke dalam konfrontasi langsung dengan Israel dan sekutu terbesarnya, AS, Owen Jones memperingatkan.

"Barat menyalahkan Iran atas eskalasi tersebut," katanya.

"Ini bagus untuk Israel karena mampu memobilisasi dukungan koalisi ini untuk melawan Iran sambil mengalihkan perhatian dunia dari apa yang dilakukannya di Gaza," jelasnya.

Baca Juga: Dari Bunker, Netanyahu Sebut Iran Lakukan Kesalahan Besar Usai Kirim Rudal Balistik ke Tel Aviv

Apa yang Ditarget Israel?

Semua opsi tersedia, menurut pernyataan publik oleh pejabat Israel. Itu dapat mencakup serangan terhadap fasilitas produksi nuklir dan minyak, pembunuhan yang ditargetkan terhadap Garda Revolusi Iran, dan serangan tepat terhadap aset militer.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari menyatakan Israel akan menanggapi di mana pun, kapan pun, dan dengan cara apa pun yang kami pilih.

Mantan PM Israel Naftali Bennett menyerukan serangan tegas terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Kita harus bertindak sekarang untuk menghancurkan program nuklir Iran, fasilitas energi utamanya, dan melumpuhkan rezim teroris ini," tulis Bennett di X setelah serangan rudal Iran.

Baca Juga: Iran Kirim Puluhan Rudal Balistik ke Israel Penjajah, Balas Kematian Hassan Nasrallah dan Ismail Haniyeh

"Kita punya pembenaran. Kita punya alatnya. Sekarang setelah Hizbullah dan Hamas lumpuh, Iran menjadi terekspos," lanjutnya.

Kompleks pengayaan uranium Natanz dan Pusat Teknologi Nuklir Isfahan adalah dua lokasi inti program nuklir Iran.

Halaman:

Tags

Terkini